Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Bakuda Babel
Politik

Rudianto Tjhen: Saya Bangga dengan Masyarakat Basel

100
×

Rudianto Tjhen: Saya Bangga dengan Masyarakat Basel

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Poltamnews.com | BANGKA SELATAN 

Wakil Bendahara Umum DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) bidang internal, Rudianto Tjhen menyebut dirinya sangat bangga melihat antusias masyarakat saat menghadiri acara Hari Ulang Tahun (HUT) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) ke 50 tahun.

Hal itu disampaikan Rudi usai menghadiri acara Jalan Sehat dan senam bersama, yang digelar oleh DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bangka Selatan, dalam Rangka Perayaan HUT PDI-P ke 50, yang berlangsung di Pantai Laut Nek Aji, Sabtu (20/5/2023) pagi.

“Saya melihat sejak pagi tadi masyarakat Bangka Selatan ini sangat luar biasa, mereka semua ramah-ramah dengan penuh senyum. Bahkan mereka sangat antusias sekali menghadiri acara HUT PDI Perjuangan. Tentunya saya sangat bangga dengan masyarakat Bangka Selatan,” kata Rudianto.

Legislator DPR RI perwakilan Bangka Belitung itu berharap, di momen ulang tahunnya Partai PDI Perjuangan ke 50 gelora semangat nasionalisme harus lebih ditingkatkan dan saling bahu membahu untuk membangun bangsa dan negara. Jangan sampai kedepan ada yang berpikir untuk menjadikan Indonesia bukan NKRI.

“Tentu saja di momen seperti ini kita harapkan untuk terus menggelorakan nasionalisme di dalam diri kita, karena selama ini kami dari PDI Perjuangan meyakini bahwa dengan pancasila Indonesia sampai saat ini masih bisa kokoh dan utuh,” ujarnya.

Lebih lanjut, Rudi mengajak seluruh kader PDI Perjuangan khususnya Kader PDI yang ada di Bangka Selatan untuk lebih semangat dalam berjuang bersama partai dalam melayani masyarakat dengan sungguh-sungguh. Karena sejatinya sebagai kader partai politik perjuangan itu tidak pernah habisnya.

“Semoga dengan semangat ulang tahun ini, para kader PDIP lebih semangat lagi dalam melayani masyarakat dengan keseluruhan. terus lah memperbaharui program-program kita, terus lah memperbaharui semangat-semngat kita, agar apa yang sudah kita perjuangkan selama ini kedepannya menjadi lebih baik lagi,” tandasnya.

Diketahui, kegiatan jalan sehat dan senam bersama dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) PDI Perjuangan ke 50 ini diikuti oleh ribuan peserta.

Dalam kegiatan ini, Turut hadir Anggota DPR RI sekaligus Wabendum DPP PDI P, Ir. Rudianto Tjen, Bupati Basel Riza Herdavid, Ketua DPD PDI Perjuangan Babel Didit Srigusjaya, Abang Hertza Ketua DPRD Pangkalpinang, Erwin Asmadi Ketua DPRD Basel, Hendry Chandra Bendahara DPC PDIP, serta seluruh kader PDIP. (Ris)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pemprov, DPRD, dan APH bersinergi awasi tata niaga TBS sawit. POLTAMNES .COM Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung bersama DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menyepakati pembentukan formulasi pengawasan harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit guna menjamin transparansi dan keadilan harga bagi petani mandiri. Kesepakatan tersebut dicapai dalam rapat penetapan indeks K TBS sawit yang digelar di Ruang Pertemuan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Babel, Rabu (6/5/2026). Rapat dihadiri Ketua DPRD Babel Didit Srigusjaya, perwakilan Kejaksaan Tinggi Babel, Polda Babel, serta pengurus Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo). Ketua DPRD Babel Didit Srigusjaya meminta pemerintah daerah segera membentuk tim pengawasan dan posko pengaduan setelah harga TBS ditetapkan. “Kita minta setelah harga ini ditetapkan, perlu segera dibentuk tim pengawasan dan juga posko pengaduan. Ini penting supaya kita tahu keluh kesah petani di lapangan seperti apa,” kata Didit. Menurutnya, pengawasan perlu melibatkan aparat penegak hukum guna menjaga stabilitas sektor pertanian yang saat ini menjadi salah satu penopang utama perekonomian daerah. “Jika harga di tingkat petani dimainkan oleh oknum, daya beli masyarakat akan langsung merosot. Pemerintah harus berdiri objektif di tengah; perusahaan tidak boleh rugi, tapi petani juga jangan sampai dizalimi oleh sistem yang tidak transparan,” ujarnya. Menanggapi hal tersebut, Kepala Bidang Perkebunan DPKP Babel Kurniawan mengatakan pihaknya tengah menyusun formulasi pengawasan yang lebih terpadu dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan. “Harapannya setelah ini kita akan menyusun formulasi agar pengawasan di lapangan lebih terpadu dengan melibatkan pihak Polda dan Kejati,” kata Kurniawan. Ia menjelaskan, masih terdapat tantangan dalam memberikan pemahaman kepada petani terkait rantai distribusi TBS. Pasalnya, harga yang ditetapkan pemerintah merupakan harga di tingkat pabrik, sementara harga yang diterima petani dipengaruhi sejumlah komponen distribusi. “Perlu dipahami bahwa harga yang ditetapkan ini adalah harga di pabrik. Dalam prosesnya, ada komponen lain seperti Delivery Order (DO) atau jasa pengepul yang memengaruhi harga bersih yang diterima petani,” ujarnya. Rapat juga menyepakati koordinasi antara Dinas Perindustrian dan Perdagangan, DPKP, serta pemerintah kabupaten/kota untuk memastikan penerapan indeks K dan harga TBS berjalan merata tanpa penyimpangan.
Politik

POLTAMNES .COM Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung bersama…