Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Bakuda Babel
Politik

Ibadah Haji dan Umrah Lebih Nyaman dengan Paket Khusus dari Indosat Ooredoo Hutchison

5000
×

Ibadah Haji dan Umrah Lebih Nyaman dengan Paket Khusus dari Indosat Ooredoo Hutchison

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Poltamnews.com |Jakarta – Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH) menghadirkan paket telekomunikasi khusus ibadah haji dan umrah, melalui brand IM3 dan Tri, Paket “Roam Haji” dari IM3 dan “Tri IBADAH” dari Tri, sebagai upaya Indosat dalam memberikan pengalaman yang mengesankan (marvelous experience) kepada para pelanggan yang melakukan ibadah haji dan umrah Kedua paket tersebut menawarkan jangkauan negara yang lebih luas termasuk saat transit, serta kuota internasional dan domestik dengan jangka waktu yang lebih panjang.

Ritesh Kumar Singh, Director and Chief Commercial Officer Indosat Ooredoo Hutchison, mengatakan “Bagi Indosat, kenyamanan pelanggan dalam beribadah menjadi fokus utama di musim haji ini, Kehadiran paket khusus ini menjadi bentuk komitmen nyata Indosat untuk senantiasa memenuhi kebutuhan telekomunikasi digital para pelanggan, termasuk saat di Tanah Suci.

Dengan paket ini, perjalanan ibadah akan semakin mudah untuk terus terhubung dengan keluarga dan orang tercinta di Tanah Air.” Pada paket Roam Haji serta Tri IBADAH tahun ini, pelanggan IM3 dan Tri dapat merasakan manfaat tambahan berupa kuota data domestik, kuota data roaminginternasional saat transit, Serta masa pengaktifan lebih panjang hingga 360 hari sejak tanggal pembelian paket, Jangkauannya mencapai delapan negara di Timur Tengah, Mulai dari Arab Saudi hingga ke Turki.

Terdapat juga empat negara transit tambahan yakni Malaysia, Singapura, Oman, dan India, Lebih lanjut baik pelanggan IM3 dan Tri dapat memilih dari berbagai pilihan kuota data roaming internasional, mulai dari 6GB hingga 24GB, serta masa aktif paket yang dapat dipilih selama 12 hari, 15 hari, 30 hari atau 45 hari, dengan harga mulai dari Rp250 ribu.

Pelanggan dapat mengaktifkan paket khusus untuk ibadah haji danumrah dari IM3 dan Tri melalui *899#, website resmi im3.id/haji, website tri.co.id,serta aplikasi myIM3 dan bima+, Cukup buka aplikasinya, klik Beli Sekarang dan tersedia pilihan paket sesuai durasi waktu semua kemudahan internet, telepon, dan SMS selama melakukan ibadah haji dan umrah lengkap tersedia dalam satu kartuIM3 dan Tri.

“Dengan berbagai fasilitas dan kemudahan layanan telekomunikasi yang telah disiapkan Indosat melalui paket khusus haji dan umrah maka pelanggan bisa fokus dalam ibadah yang dilakukan, Semoga ibadah bisa terlaksana dengan khidmat dan lancar,” tutup Ritesh. (red)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pemprov, DPRD, dan APH bersinergi awasi tata niaga TBS sawit. POLTAMNES .COM Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung bersama DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menyepakati pembentukan formulasi pengawasan harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit guna menjamin transparansi dan keadilan harga bagi petani mandiri. Kesepakatan tersebut dicapai dalam rapat penetapan indeks K TBS sawit yang digelar di Ruang Pertemuan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Babel, Rabu (6/5/2026). Rapat dihadiri Ketua DPRD Babel Didit Srigusjaya, perwakilan Kejaksaan Tinggi Babel, Polda Babel, serta pengurus Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo). Ketua DPRD Babel Didit Srigusjaya meminta pemerintah daerah segera membentuk tim pengawasan dan posko pengaduan setelah harga TBS ditetapkan. “Kita minta setelah harga ini ditetapkan, perlu segera dibentuk tim pengawasan dan juga posko pengaduan. Ini penting supaya kita tahu keluh kesah petani di lapangan seperti apa,” kata Didit. Menurutnya, pengawasan perlu melibatkan aparat penegak hukum guna menjaga stabilitas sektor pertanian yang saat ini menjadi salah satu penopang utama perekonomian daerah. “Jika harga di tingkat petani dimainkan oleh oknum, daya beli masyarakat akan langsung merosot. Pemerintah harus berdiri objektif di tengah; perusahaan tidak boleh rugi, tapi petani juga jangan sampai dizalimi oleh sistem yang tidak transparan,” ujarnya. Menanggapi hal tersebut, Kepala Bidang Perkebunan DPKP Babel Kurniawan mengatakan pihaknya tengah menyusun formulasi pengawasan yang lebih terpadu dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan. “Harapannya setelah ini kita akan menyusun formulasi agar pengawasan di lapangan lebih terpadu dengan melibatkan pihak Polda dan Kejati,” kata Kurniawan. Ia menjelaskan, masih terdapat tantangan dalam memberikan pemahaman kepada petani terkait rantai distribusi TBS. Pasalnya, harga yang ditetapkan pemerintah merupakan harga di tingkat pabrik, sementara harga yang diterima petani dipengaruhi sejumlah komponen distribusi. “Perlu dipahami bahwa harga yang ditetapkan ini adalah harga di pabrik. Dalam prosesnya, ada komponen lain seperti Delivery Order (DO) atau jasa pengepul yang memengaruhi harga bersih yang diterima petani,” ujarnya. Rapat juga menyepakati koordinasi antara Dinas Perindustrian dan Perdagangan, DPKP, serta pemerintah kabupaten/kota untuk memastikan penerapan indeks K dan harga TBS berjalan merata tanpa penyimpangan.
Politik

POLTAMNES .COM Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung bersama…