Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Bakuda Babel
Politik

Generasi Muda Diharapkan Aktif Berolahraga 

0
×

Generasi Muda Diharapkan Aktif Berolahraga 

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Poltamnews.com, PANGKALPINANG – Penjabat (Pj) Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Kep. Babel), Suganda Pandapotan Pasaribu berharap generasi muda untuk aktif berolahraga, agar tubuhnya bugar dan sehat.

Hal ini disampaikannya usai senam bersama pada hari kedua pelaksanaan Gubernur Langsung Eksekusi Kerja Bersama Membangun Bangka Belitung atau biasa disingkat dengan Gule Kabung yang digagas oleh Pj Gubernur Suganda di Kelurahan Bacang, Kota Pangkalpinang, Kamis (24/8/2023).

“Dari sekian banyak yang ikut senam bersama hari ini, hanya sedikit anak yang bugar. Ini menjadi perhatian kita bersama, karena itu kegiatan olahraga seperti ini harus semakin digalakkan, karena kedepan anak anak kita inilah yang melanjutkan perjuangan bangsa. Jika tidak bugar bagaimana bisa mereka bersaing ke kancah nasional maupun internaional,” ujarnya.

Momen ini juga dikatakannya menjadi ajang berbagi dengan masyarakat. Berbagai hadiah dari pemerintah dan stakeholder terkait dikatakannya menjadi bukti kehadiran pemerintah di tengah-tengah masyarakat.

Adapun hadiah doorprize yang disediakan oleh sponsor berupa satu unit sepeda listrik sebagai hadiah utama, enam buah sepeda, mesin cuci, kulkas, kipas angin dan hadiah menarik lainnya.

Tidak hanya itu, Pj Gubernur Suganda berkesempatan menyerahkan secara simbolis sarana dan prasarana pertanian holtikultura dan perkebunan kepada KT. Maju Makmur, Kelurahan Sinar Bulan berupa sembilan ekor ternak sapi bali betina dan satu ekor ternak sapi bali jantan. Dilanjutkan dengan penyerahan 240 batang bibit sawit dan 480 kg pupuk organik kepada Gapoktan/Poktan Mekar Asih Kecamatan Gerunggang, serta 120 bibit sawit dan 240 kg pupuk organik kepada Gapoktan/Poktan Makmur Kecamatan Gerunggang.

“Mudah mudahan hadiah dan bantuan ini bermanfaat bagi masyarakat. Sekali lagi kami mengucapkan terimakasih atas antusias dan keramahtamahan masyarakat selama pelaksanaan Gule Kabung ini. Semoga kita semua mendapat keberkahan dan kehidupan yang lebih baik,” ujarnya.

Sama dengan pelaksanaan kegiatan Gule Kabung sebelumnya di seluruh Kabupaten di Kepulauan Bangka Belitung, dilaksanakan juga Bazar UMKM, pasar murah, stan-stan instansi untuk mendapatkan beberapa pelayanan publik seperti sosialisasi dan kemudahan pengurusan seperti Surat Izin Berusaha (SIB) juga pembuatan KTP Digital.

Turut hadir dalam kegiatan Pj Ketua TP PKK Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Maya Suganda, Walikota Pangkalpinang Maulan Aklil, Perangkat Desa Kelurahan Bacang, Kepala OPD di Lingkungan Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, serta siswa SMP dan SMU serta masyarakat di Kelurahan Bacang.

 

Penulis : Imelda

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pemprov, DPRD, dan APH bersinergi awasi tata niaga TBS sawit. POLTAMNES .COM Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung bersama DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menyepakati pembentukan formulasi pengawasan harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit guna menjamin transparansi dan keadilan harga bagi petani mandiri. Kesepakatan tersebut dicapai dalam rapat penetapan indeks K TBS sawit yang digelar di Ruang Pertemuan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Babel, Rabu (6/5/2026). Rapat dihadiri Ketua DPRD Babel Didit Srigusjaya, perwakilan Kejaksaan Tinggi Babel, Polda Babel, serta pengurus Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo). Ketua DPRD Babel Didit Srigusjaya meminta pemerintah daerah segera membentuk tim pengawasan dan posko pengaduan setelah harga TBS ditetapkan. “Kita minta setelah harga ini ditetapkan, perlu segera dibentuk tim pengawasan dan juga posko pengaduan. Ini penting supaya kita tahu keluh kesah petani di lapangan seperti apa,” kata Didit. Menurutnya, pengawasan perlu melibatkan aparat penegak hukum guna menjaga stabilitas sektor pertanian yang saat ini menjadi salah satu penopang utama perekonomian daerah. “Jika harga di tingkat petani dimainkan oleh oknum, daya beli masyarakat akan langsung merosot. Pemerintah harus berdiri objektif di tengah; perusahaan tidak boleh rugi, tapi petani juga jangan sampai dizalimi oleh sistem yang tidak transparan,” ujarnya. Menanggapi hal tersebut, Kepala Bidang Perkebunan DPKP Babel Kurniawan mengatakan pihaknya tengah menyusun formulasi pengawasan yang lebih terpadu dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan. “Harapannya setelah ini kita akan menyusun formulasi agar pengawasan di lapangan lebih terpadu dengan melibatkan pihak Polda dan Kejati,” kata Kurniawan. Ia menjelaskan, masih terdapat tantangan dalam memberikan pemahaman kepada petani terkait rantai distribusi TBS. Pasalnya, harga yang ditetapkan pemerintah merupakan harga di tingkat pabrik, sementara harga yang diterima petani dipengaruhi sejumlah komponen distribusi. “Perlu dipahami bahwa harga yang ditetapkan ini adalah harga di pabrik. Dalam prosesnya, ada komponen lain seperti Delivery Order (DO) atau jasa pengepul yang memengaruhi harga bersih yang diterima petani,” ujarnya. Rapat juga menyepakati koordinasi antara Dinas Perindustrian dan Perdagangan, DPKP, serta pemerintah kabupaten/kota untuk memastikan penerapan indeks K dan harga TBS berjalan merata tanpa penyimpangan.
Politik

POLTAMNES .COM Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung bersama…