Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Bakuda Babel
Politik

Mobil Sehat PT Timah Hadir di Pasar Toboali, Ratusan Warga Antusias Periksa Kesehatan

0
×

Mobil Sehat PT Timah Hadir di Pasar Toboali, Ratusan Warga Antusias Periksa Kesehatan

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Poltamnews.com |Bangka Selatan  – Program Mobil Sehat PT Timah hadir di Pasar Toboali untuk memberikan pelayanan kesehatan gratis bagi warga sekitar Kecamatan Toboali, Kabupaten Bangka selatan, Jumat (24/01/25).

Mobil Sehat PT Timah yang dilengkapi dengan fasilitas medis seperti alat pemeriksaan dasar, obat-obatan, dan tenaga medis profesional menjadi solusi bagi masyarakat yang membutuhkan pemeriksaan kesehatan secara cepat dan mudah dijangkau.

Sebanyak 125 warga dari berbagai jenjang usia terlihat antusias mengikuti pemeriksaan kesehatan gratis di Mobil Sehat PT Timah.

Susanti (42), salah satu warga yang mengikuti pemeriksaan kesehatan gratis mengatakan, kehadiran Mobil Sehat sangat membantu masyarakat yang membutuhkan akses pelayanan kesehatan.

“Dengan Mobil Sehat PT Timah ini tentu kami warga bangka selatan terbantu ya bisa pemeriksaan kesehatan gratis dan dapat obat juga gratis,” ucapnya.

Susanti mengaku bahwa sebelumnya ia sudah pernah mengikuti Program Mobil Sehat.

“Saya sebelumnya udah pernah ikut periksa kesehatan gratis di Mobil sehat PT Timah, sekarang saya periksa lagi karena saya udah tau kualitas dokternya dan pelayanannya”, katanya.

Sementara Apridiyanti (58) mengatakan baru kali ini konsultasi kesehatan di Mobil Sehat, ia merasa dengan hadirnya Mobil Sehat dapat memberikan akses kesehatan yang baik untuk masyarakat.

“Saya baru kali ini ikut mobil sehat, ternyata pelayanannya bagus, dokternya ramah. Pelayanan Mobil Sehat PT Timah ini sangat bagus untuk masyarakat apalagi seperti saya yang sudah menuju lansia”, ujarnya.

Apridiyanti juga menambahkan bahwa dengan kehadiran Mobil Sehat PT Timah, ia dapat berkonsultasi dengan dokter tanpa harus menunggu timbulnya keluhan kesehatan terlebih dahulu. Ia berharap program Mobil Sehat dapat lebih sering memberikan pelayanan kesehatan gratis untuknya.

“Biasanya kalau ke dokter itu tunggu ada keluhan baru datang konsultasi, tapi kalau ada layanan Mobil Sehat ini kita bisa antisipasi duluan sebelum merasakan keluhan. Saya berharap nanti Mobil Sehat bisa lebih sering datang agar kami warga Bangka Selatan bisa mendapatkan pemeriksaan kesehatan gratis secara rutin,” ucapnya.

Pada tahun 2024 Mobil Sehat PT Timah telah memberikan pelayanan kesehatan bagi 5.727 masyarakat di 52 lokasi.

Dengan hadirnya Program Mobil Sehat, Anggota holding Industri pertambangan MIND ID berharap dapat selalu memberikan kontribusi nyata terhadap kesejahteraan masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.  (red/sumber www.timah.com)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pemprov, DPRD, dan APH bersinergi awasi tata niaga TBS sawit. POLTAMNES .COM Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung bersama DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menyepakati pembentukan formulasi pengawasan harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit guna menjamin transparansi dan keadilan harga bagi petani mandiri. Kesepakatan tersebut dicapai dalam rapat penetapan indeks K TBS sawit yang digelar di Ruang Pertemuan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Babel, Rabu (6/5/2026). Rapat dihadiri Ketua DPRD Babel Didit Srigusjaya, perwakilan Kejaksaan Tinggi Babel, Polda Babel, serta pengurus Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo). Ketua DPRD Babel Didit Srigusjaya meminta pemerintah daerah segera membentuk tim pengawasan dan posko pengaduan setelah harga TBS ditetapkan. “Kita minta setelah harga ini ditetapkan, perlu segera dibentuk tim pengawasan dan juga posko pengaduan. Ini penting supaya kita tahu keluh kesah petani di lapangan seperti apa,” kata Didit. Menurutnya, pengawasan perlu melibatkan aparat penegak hukum guna menjaga stabilitas sektor pertanian yang saat ini menjadi salah satu penopang utama perekonomian daerah. “Jika harga di tingkat petani dimainkan oleh oknum, daya beli masyarakat akan langsung merosot. Pemerintah harus berdiri objektif di tengah; perusahaan tidak boleh rugi, tapi petani juga jangan sampai dizalimi oleh sistem yang tidak transparan,” ujarnya. Menanggapi hal tersebut, Kepala Bidang Perkebunan DPKP Babel Kurniawan mengatakan pihaknya tengah menyusun formulasi pengawasan yang lebih terpadu dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan. “Harapannya setelah ini kita akan menyusun formulasi agar pengawasan di lapangan lebih terpadu dengan melibatkan pihak Polda dan Kejati,” kata Kurniawan. Ia menjelaskan, masih terdapat tantangan dalam memberikan pemahaman kepada petani terkait rantai distribusi TBS. Pasalnya, harga yang ditetapkan pemerintah merupakan harga di tingkat pabrik, sementara harga yang diterima petani dipengaruhi sejumlah komponen distribusi. “Perlu dipahami bahwa harga yang ditetapkan ini adalah harga di pabrik. Dalam prosesnya, ada komponen lain seperti Delivery Order (DO) atau jasa pengepul yang memengaruhi harga bersih yang diterima petani,” ujarnya. Rapat juga menyepakati koordinasi antara Dinas Perindustrian dan Perdagangan, DPKP, serta pemerintah kabupaten/kota untuk memastikan penerapan indeks K dan harga TBS berjalan merata tanpa penyimpangan.
Politik

POLTAMNES .COM Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung bersama…