Tukang Parkir X-Bar Pangkalpinang Ditusuk Pengunjung Mabuk, Polisi Amankan Pelaku
POLTAMNEWS.COM, PANGKALPINANG — Seorang tukang parkir X-Bar di Kota Pangkalpinang menjadi korban penusukan oleh seorang pengunjung yang diduga berada di bawah pengaruh minuman keras. Peristiwa tersebut terjadi di area parkiran X-Bar, Jalan Depati Hamzah, Papinka Valley, Kelurahan Semabung Lama, Kecamatan Bukit Intan, Minggu (28/12/2025) dini hari.
Korban diketahui bernama Febri (20), warga Kelurahan Semabung Baru, Kota Pangkalpinang. Saat kejadian, Febri sedang menjalankan tugasnya sebagai tukang parkir. Sementara pelaku, David (33), warga Desa Kota Kapur, Kabupaten Bangka.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian bermula pada Sabtu (27/12/2025) sekitar pukul 23.00 WIB ketika korban tiba di lokasi parkiran X-Bar untuk bekerja. Sekitar pukul 00.20 WIB, pelaku datang mengendarai sepeda motor Honda Scoopy warna hitam. Tanpa alasan yang jelas, pelaku tiba-tiba menusuk korban menggunakan sebilah pisau ke arah dada kanan.
Aksi tersebut disaksikan oleh petugas keamanan X-Bar. Melihat korban tersungkur bersimbah darah, pihak keamanan segera mengamankan pelaku yang saat itu dalam kondisi mabuk berat, sekaligus menguasai senjata tajam yang digunakan.
Tak lama berselang, sekitar pukul 01.35 WIB, petugas Piket Pawas dan Pamapta Polresta Pangkalpinang bersama Piket Fungsi serta KSPKT III Polsek Bukit Intan mendatangi lokasi kejadian. Polisi langsung mengamankan pelaku beserta barang bukti berupa satu bilah pisau dan satu unit sepeda motor Honda Scoopy hitam.
Sementara itu, korban dilarikan ke IGD RSUD Depati Hamzah untuk mendapatkan perawatan medis. Dari hasil pemeriksaan medis, korban mengalami luka tusuk di dada sebelah kanan dengan diameter sekitar 1,5 sentimeter dan kedalaman luka kurang lebih 3 sentimeter.
Ketua Dokter Jaga IGD RSUD Depati Hamzah, dr. Indria Syafitri, menjelaskan korban tiba di rumah sakit sekitar pukul 00.30 WIB dalam kondisi bersimbah darah.
“Korban mengalami luka akibat benda tajam di bagian dada kanan. Setelah dilakukan tindakan medis dan pemeriksaan radiologi, kondisi organ vital, khususnya paru-paru, masih dalam keadaan baik. Korban juga masih bisa berkomunikasi dengan lancar,” ujarnya.
Hingga saat ini, korban masih menjalani perawatan intensif di IGD RSUD Depati Hamzah dan didampingi oleh pihak keluarga. Berdasarkan keterangan korban, ia tidak mengenal pelaku dan tidak memiliki permasalahan pribadi maupun kelompok sebelumnya.
Kapolresta Pangkalpinang, Kombes Pol Max Mariners, menyatakan dugaan sementara motif penusukan tersebut, dipicu oleh pengaruh minuman keras. Ia juga memastikan situasi di lokasi kejadian tetap aman dan kondusif dan saat ini, pelaku telah diamankan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
“Kami telah melakukan serangkaian tindakan, mulai dari mendatangi tempat kejadian perkara hingga mengamankan pelaku dan barang bukti untuk proses hukum selanjutnya,” tutupnya. (Hk)

















