POLTAMNEWS.COM – Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan melalui Badan Keuangan Daerah (Bakuda) Bangka Selatan, mencatat realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) di wilayah tersebut pada triwulan pertama sudah mencapai 21,78 persen atau sebesar Rp. 19,8 milyar.
Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Bidang Pengelolaan Pajak Daerah Badan Keuangan Daerah (Bakuda) Bangka Selatan, Susanti saat dikonfirmasi wartawan, pada Kamis (25/4/2024).
“Target PAD kita sebesar Rp. 91 milyar dengan realisasi per 31 Maret 2024 telah mencapai sebesar Rp. 19,8 milyar atau sebesar 21,78 persen,” kata Susanti.
Susanti menjelaskan, pendapatan realisasi PAD sebesar Rp 19,8 milyar tersebut terdiri dari beberapa sektor seperti pajak daerah sebesar 4 milyar atau sebesar 7,95 persen, retribusi daerah sebesar 6,9 milyar atau sebesar 115,90 persen.
Selain itu realisasi yang didapatkan juga dari hasil pengelolaan kekayaan daerah yang sah sebesar 6,6 milyar atau 41,21 persen dan lain-lain PAD yang sah sebesar 2,1 milyar atau sebesar 8,7 persen.
“Namun dari hasil realisasi tersebut, yang paling menonjol itu dari retribusi daerah yang telah mencapai di angka 115,90 persen,” jelasnya.
Dikatakan Susanti, untuk memenuhi PAD tersebut, pihaknya akan mengawasi kepatuhan wajib pajak dalam menunaikan kewajiban, seperti mendata ulang pajak door to door, memperbaiki sistem dan prosedur yang mengarah kepada sistem untuk mempermudah pelayanan dan pembayaran pajak.
Selain itu juga, melakukan penyusunan Peraturan Daerah (Perda) Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (PDRD) yang mengacu pada kebijakan pemerintah pusat terkait pajak daerah dan retribusi daerah.
“Tujuannya untuk meningkatkan PAD, dengan demikian pencapaian target PAD yang didapatkan akan lebih mudah. Semoga akan terpenuhi nantinya,” pungkasnya.

















