Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Bakuda Babel
AdvertorialBangka Belitung

Pj Gubernur Babel Kunjungi Kantor Bulog di Palembang, Ini Tujuannya

0
×

Pj Gubernur Babel Kunjungi Kantor Bulog di Palembang, Ini Tujuannya

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Poltamnews.com // PALEMBANG        Penjabat (Pj) Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Suganda Pandapotan Pasaribu melakukan kunjungan kerja ke kantor Badan Urusan Logistik (Bulog) Divisi Regional Sumsel Babel, di Palembang, Jum’at (20/10/2023).

Hal ini dikarenakan harga beras di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sudah menjadi persoalan dan menjadi penyumbang inflasi terbesar di wilayah Babel.

Karena itu, Suganda beserta Forkopimda Babel dan perwakilan Bulog Babel yang tergabung di SKK (Semua Kita Keluarga) langsung bertindak dan mengambil langkah cepat guna menekan laju inflasi.

“Tujuan kami tentunya bagaimana bisa lebih menggelorakan lagi beras Bulog ini di Babel,” kata Suganda usai mendengarkan paparan yang dilakukan Kepala Wilayah Perum Bulog Divisi Regional Sumsel-Babel.

Suganda berharap setidaknya di waktu-waktu seperti sekarang ini Bulog bisa membantu Pemprov Babel dalam mengatasi laju inflasi.

“Mudah-mudahan kehadiran kami disini, selain silahturahmi juga bisa merancang kerjasama dan penanganan inflasi di Babel,” harapnya.

Selain program penyaluran beras bagi ASN dan Tenaga Honorer, ia juga meminta agar beras bulog dapat disalurkan di pasar-pasar tradisional. Karena setelah dibanding-bandingkan harga Bulog jauh lebih rendah.

“Berdasarkan laporan distribusi Bulog, penjualan beras di Babel sangat cepat tetapi beras masih terkategori penyumbang inflasi tertinggi. Jangan-jangan dia (beras_red) hanya ganti baju dan dijual lagi dengan harga lebih mahal. Nah ini yang menjadi konsen kita bersama, Mudah-mudahan kita bisa menangani ini di masyarakat agar tidak ada kepanikan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Kanwil Bulog, Mohamad Alexander mengatakan bahwa Perum Bulog terus mendukung program-program pemerintah, termasuk Pemerintah Kepulauan Bangka Belitung.

Menurutnya, berdasarkan laporan, bahwa wilayah Bangka Belitung selalu menjadi Provinsi tercepat nasional dalam penyaluran bantuan pangan seluruh Indonesia.

“Ini juga menjadi salah satu indikator agar bisa dimasifkan kepada masyarakat, dengan harapan Efeknya bisa meredam gejolak meningkatnya inflasi,” kata Alexander.

Ia berharap, dengan adanya kerjasama yang masif antara Pemprov Babel dengan Bulog dalam pengelolaan cadangan pangan ini, peningkatan inflasi di Bangka Belitung dapat segera teratasi.

Selain itu, roll model juga harus disiapkan sebagai bentuk kerjasama seperti ASN dan Tenaga Honorer, sehingga pihaknya dapat menyanggupi serta bisa menjamin sirkulasi ketersediaan beras, kearifan lokal atau hasil produksi beras lokal agar kedepannya dapat diakomodir dalam program ini.

“Dari kinerja penjualan komersil, tentu kami akan support baik itu dari cabang Bangka maupun cabang Belitung. _Key Performance Indicator_ (KPI) kami terbesar dan tertinggi baik secara marginal, kualitatif dan keberlanjutan program KPI Babel nomor 1,” jelasnya.

“Saat ini, sudah ada beberapa OPD yang sudah bekerjasama dengan Bulog. Karena itu kami berharap kabupaten atau kota lain dapat mengikuti dan bekerjasama dengan Bulog untuk penyediaan cadangan pangan Pemerintah Daerah,” pungkasnya.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *