Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Bakuda Babel
BeritaKota Pangkalpinang

Juhaini: Sensus Ekonomi 2026 Jadi Dasar Kebijakan Pembangunan

0
×

Juhaini: Sensus Ekonomi 2026 Jadi Dasar Kebijakan Pembangunan

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Juhaini: Sensus Ekonomi 2026 Jadi Dasar Kebijakan Pembangunan

Poltamnews.com, Pangkalpinang — Pemerintah Kota Pangkalpinang mendukung pelaksanaan Pelatihan Petugas Pendataan Sensus Ekonomi 2026 yang digelar oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Pangkalpinang di Sun Hotel Pangkalpinang, Rabu (3/6/2026).

Kegiatan tersebut dibuka oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kota Pangkalpinang, Juhaini, yang hadir mewakili Wali Kota Pangkalpinang.

Dalam sambutannya, Juhaini menegaskan bahwa Sensus Ekonomi 2026 memiliki peran penting dalam menyediakan data yang akurat dan kredibel sebagai dasar perencanaan pembangunan serta pengambilan kebijakan di berbagai sektor.

“Data merupakan fondasi utama dalam perencanaan pembangunan. Karena itu, Sensus Ekonomi 2026 harus dilaksanakan dengan baik agar menghasilkan data yang berkualitas dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Juhaini.

Menurut dia, data ekonomi yang valid dibutuhkan pemerintah untuk memperoleh gambaran yang utuh mengenai kondisi dunia usaha dan aktivitas ekonomi masyarakat. Informasi tersebut menjadi acuan dalam merumuskan program pembangunan yang tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan daerah.

Juhaini juga menyoroti pentingnya peran petugas pendataan sebagai ujung tombak pelaksanaan sensus. Ia menekankan agar setiap petugas menjalankan tugas secara profesional, menjaga integritas, serta memahami prosedur dan mekanisme pendataan yang telah ditetapkan.

“Petugas pendataan memiliki peran penting dalam menghasilkan data yang berkualitas. Karena itu, kompetensi dan pemahaman teknis harus terus ditingkatkan,” katanya.

Sementara itu, Kepala BPS Kota Pangkalpinang, Dewi Savitri, mengatakan pelatihan tersebut merupakan bagian dari tahapan persiapan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. Melalui kegiatan ini, petugas dibekali pemahaman mengenai metodologi, teknik pendataan, serta prosedur pengumpulan data sesuai standar yang berlaku.

Menurut Dewi, peningkatan kapasitas petugas menjadi faktor penting untuk mendukung kelancaran proses pendataan di lapangan sekaligus memastikan kualitas data yang dihasilkan.

Sensus Ekonomi 2026 diharapkan mampu menghasilkan data yang komprehensif mengenai perkembangan usaha dan aktivitas ekonomi di Kota Pangkalpinang.

Data tersebut akan menjadi salah satu rujukan dalam penyusunan kebijakan dan perencanaan pembangunan daerah yang lebih efektif, terarah, dan berkelanjutan.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *