Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Bakuda Babel
Berita

DPRD, Disdik, dan BP2MI dorong lulusan SMK berdaya saing global.

0
×

DPRD, Disdik, dan BP2MI dorong lulusan SMK berdaya saing global.

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

POLTAMNES.COM – DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Daerah Pemilihan (Dapil) Kota Pangkalpinang memanfaatkan agenda reses gabungan untuk mendorong penguatan pendidikan vokasi dan membuka peluang kerja internasional bagi lulusan SMK.

Kegiatan tersebut digelar di Aula SMA Negeri 2 Pangkalpinang, Jumat (15/5/2026).

Reses dihadiri lima anggota DPRD Babel Dapil Pangkalpinang. Satu anggota lainnya, Monica, berhalangan hadir karena agenda lain.

Kegiatan juga melibatkan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Babel, kepala sekolah dan perwakilan guru SMK se-Pangkalpinang, serta sejumlah perwakilan perguruan tinggi bidang kesehatan.

Dalam kesempatan itu, DPRD Babel menghadirkan Direktur Penempatan Pemerintah dari Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) untuk memaparkan peluang kerja bagi tenaga kerja lokal di pasar internasional.

Wakil Ketua DPRD Babel, Eddy Iskandar, mengatakan perubahan pola pikir terhadap pendidikan vokasi perlu dibangun sejak awal agar siswa dan orang tua memahami prospek kerja yang tersedia, termasuk di luar negeri.

Kita harus berani menampilkan potret peluang kerja di luar negeri kepada para siswa dan orang tua sejak awal masuk sekolah.

“Jadi, ketika orang tua memasukkan anaknya ke SMK, mereka sudah tahu arah dan peluang kerja internasional yang tersedia. Semuanya harus dirancang sejak awal,” ujar Eddy.

Menurut dia, SMK merupakan lembaga pendidikan vokasi yang dirancang untuk mencetak tenaga kerja terampil dan siap memasuki dunia kerja.

Karena itu, kolaborasi antara pemerintah daerah, DPRD, dan BP2MI dinilai penting untuk memperluas akses masyarakat Babel ke pasar kerja internasional melalui jalur resmi.

Selain kompetensi teknis, kesiapan mental dan pemahaman regulasi juga menjadi perhatian utama. DPRD mengingatkan masyarakat agar tidak menggunakan jalur ilegal untuk bekerja di luar negeri.

Kalau mau bekerja ke luar negeri, jangan pernah lewat jalur ilegal.

“Pemerintah daerah bersama kementerian terkait telah menyiapkan jalur-jalur legal dan resmi yang aman. Perubahan pola pikir ke arah yang lebih aman dan terstruktur ini harus kita tanamkan dari sekarang,” kata Eddy.

Redaks.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *