Poltamnews.com | Pangkalpinang – Pusat Veteran Badan Cadangan Nasional (Bacadnas) Kementerian Pertahanan RI memperkuat sinergi lintas sektor dalam memastikan pemenuhan hak dan kesejahteraan Veteran Republik Indonesia di Bangka Belitung.
Hal tersebut dibahas dalam kegiatan yang digelar di Hotel Swiss-Belhotel Pangkalpinang, Kamis (29/10/2026), dengan melibatkan unsur TNI-Polri, pemerintah daerah, organisasi veteran, serta mitra BUMN.
Kepala Pusat Veteran Bacadnas Kemhan RI, Brigjen TNI Asep Tardiana Wachgi, S.H., M.H., menegaskan bahwa perhatian terhadap veteran merupakan bentuk penghormatan negara atas jasa mereka dalam mempertahankan kemerdekaan dan kedaulatan NKRI.
“Kehadiran kita di sini adalah wujud nyata dari penghormatan negara kepada mereka yang telah memberikan segalanya bagi tegaknya bendera Merah Putih. Pertemuan ini adalah ‘pelekat’ sinergi antar pemangku kepentingan untuk memastikan kesejahteraan para veteran tetap menjadi prioritas utama,” ujarnya.
Sejumlah hak veteran menjadi pembahasan, antara lain pembebasan atau pengurangan PBB, keringanan biaya pendidikan bagi putra-putri veteran, bantuan hukum, pemakaman di Taman Makam Pahlawan Nasional, hingga keringanan BPJS dan transportasi.
Selain itu, forum juga membahas penguatan administrasi keveteranan menyusul terbitnya Peraturan Kepala Staf Angkatan Darat (Perkasad) Nomor 1 Tahun 2026. Ketepatan administrasi dan data dinilai penting agar pelayanan serta pemenuhan hak veteran dapat diberikan secara tepat waktu dan tepat sasaran.
“Nah itulah makanya kita hari ini berdiskusi dan berkumpul untuk rapat terkait hak-hak tersebut dan tentang administrasi keveteranan,” ujarnya.

Kegiatan tersebut turut melibatkan Korem 045/Garuda Jaya, jajaran Polda dan Polres Bangka Belitung, Kodim, Ajendam, LVRI, pemerintah daerah melalui Kesbangpol, Disdukcapil dan Dinas Sosial, serta PT Taspen (Persero) Cabang Pangkalpinang.
Melalui sinergi tersebut, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan diharapkan mampu memastikan hak-hak veteran tidak hanya tercantum dalam aturan, tetapi benar-benar diwujudkan melalui pelayanan yang nyata, tertib dan berkelanjutan.
Penghormatan kepada veteran pada akhirnya bukan hanya tentang mengenang jasa masa lalu, tetapi memastikan negara hadir memberikan hak dan pelayanan yang layak bagi mereka. (isk)

















