Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Bakuda Babel
DaerahHukum dan KriminalKab. Bangka Selatan

Wow! Diduga Lahan Negara Dijual Mafia Tanah, Warga Desa Serdang Minta Jokowi Turun Tangan

0
×

Wow! Diduga Lahan Negara Dijual Mafia Tanah, Warga Desa Serdang Minta Jokowi Turun Tangan

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Poltamnews.com, BANGKA SELATAN – Heri (39) warga Desa Serdang, Kecamatan Toboali, meminta Presiden RI, Joko Widodo dan Kapolri Jenderal Polisi, Listyo Sigit Prabowo, turun tangan atas dugaan jual beli lahan Negara dikawasan IUP PT Timah Tbk yang dilakukan pihak lain.

Heru mengaku dugaan jual beli lahan milik Negara yang terletak di Jalan Tepus, Air Mentung, Desa Serdang, sudah dilaporkan ke Polda Babel dan diteruskan ke Mabes Polri. Namun, laporan tuntutan masyarakat dugaan jual beli lahan Negara secara illegal belum diproses.

“Oleh karena itu kami selaku masyarakat meminta keadilan kepada bapak Presiden dan bapak Kapolri,”ungkapnya kepada Mediaqu, Sabtu (19/8/23).

Terkait hal ini, Heri menduga praktik jual beli lahan Negara dikawasan IUP PT Timah Tbk tersebut merupakan kejahatan mafia tanah yang diduga mendapatkan bekingan dari oknum aparat penegak hukum.

“Dugaan saya ada bekingan orang-orang besar aktifitas jual beli lahan di desa kami ini. Mafia tanah ini dugaan saya mendapat perlindungan dari aparat hukum,” tegas Heri.

Ia menambahkan, bukan hanya terjadi jual beli lahan milik Negara tapi lahan milik masyarakat diwilayahnya juga secara terang-terangan juga diserobot oleh pihak lain yang tidak bertanggungjawab.

“Juga ada penyerobotan atau penggarapan lahan masyarakat tanpa sepengetahuan masyarakat yanng memiliki lahan di desa kami. Sekali lagi, kami masyarakat meminta keadilan kepada bapak Presiden dan bapak Kapolri,” harapnya.

Hingga berita ini tayang, Kepala Desa Serdang, Apendi, sampai saat ini belum memberikan komentar soal dugaan jual beli lahan Negara di Desa setempat yang dilakukan pihak lain. (Cyber Media Basel)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *