Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Bakuda Babel
BeritaJakarta

Setahun Prabowo : Kemiskinan Turun ke Titik Terendah, Pengangguran Terkecil Sejak 1995

0
×

Setahun Prabowo : Kemiskinan Turun ke Titik Terendah, Pengangguran Terkecil Sejak 1995

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Poltamnews.com || JAKARTA — Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto mencatatkan sejumlah capaian signifikan dalam satu tahun pertamanya memimpin Indonesia.

Berdasarkan riset terbaru NEXT Indonesia Center, sejumlah indikator kesejahteraan rakyat mengalami perbaikan terbesar dalam sejarah, termasuk penurunan tingkat kemiskinan nasional dan pengangguran ke level terendah dalam tiga dekade terakhir.

Dalam laporan bertajuk “Mengubah Indonesia”, yang dirilis Sabtu (18/10), disebutkan bahwa berbagai kebijakan pro-rakyat mulai menunjukkan dampak konkret di lapangan. Di antaranya, penurunan tingkat kemiskinan nasional pada Maret 2025 yang mencapai 8,47%, angka terendah sepanjang sejarah Indonesia.

“Angka ini setara dengan penurunan jumlah warga miskin sebesar 1,37 juta jiwa, sehingga total penduduk miskin menjadi 23,85 juta orang,” tulis laporan riset tersebut.

Penurunan terbesar terjadi di wilayah perdesaan, di mana angka kemiskinan turun dari 11,34% menjadi 11,03%. Sementara di wilayah perkotaan, meskipun terjadi sedikit peningkatan karena inflasi pangan, bantuan langsung tunai dan program peningkatan produktivitas desa berhasil menjaga tren nasional tetap menurun.

Selain penurunan kemiskinan, laporan tersebut juga menyoroti capaian penting di sektor ketenagakerjaan. Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) pada Februari 2025 tercatat 4,76%, terendah sejak tahun 1995.

“Dari total 153,05 juta angkatan kerja, sebanyak 145,77 juta orang telah bekerja. Penurunan pengangguran ini menunjukkan dampak nyata dari program padat karya, revitalisasi industri, dan dorongan besar terhadap sektor UMKM,” ujar peneliti utama NEXT Indonesia, dalam keterangan tertulis.

Sebagai perbandingan, pada tahun 1995, tingkat pengangguran Indonesia mencapai 7,42%. Tren penurunan saat ini dianggap sebagai tonggak penting dalam pembangunan ekonomi berbasis pemerataan.

Capaian lainnya yang disorot dalam laporan tersebut adalah implementasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang hingga kini telah menjangkau 31,2 juta anak di seluruh Indonesia. Program ini dijalankan oleh Badan Gizi Nasional untuk mengatasi masalah stunting dan kekurangan gizi kronis.

Di sektor pendidikan, sebanyak 165 Sekolah Rakyat telah beroperasi, menampung 15.370 siswa dari keluarga prasejahtera. Pemerintah menargetkan pembangunan 100 sekolah baru setiap tahun, terutama di daerah miskin dan terpencil.

Dalam bidang pemberdayaan ekonomi desa, sebanyak 83.132 Koperasi Desa Merah Putih telah berdiri, dengan anggota aktif menembus 1 juta orang. Koperasi ini menjadi motor penggerak ekonomi lokal yang memperkuat ketahanan ekonomi dari tingkat akar rumput.

Sementara di sektor kesehatan, program Cek Kesehatan Gratis (CKG) telah menjangkau 46,2 juta warga di seluruh provinsi. Layanan ini menjadi fondasi penting dalam pembangunan sumber daya manusia yang sehat dan produktif.

SUKARDI.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *