Sekilasindonesia.id, || CILEGON – Program makan bergizi gratis yang tengah diujicobakan pemerintah di sejumlah sekolah dasar mendapat sambutan positif dari berbagai pihak. Salah satu sekolah yang terlibat dalam pilot project ini adalah SDN 12 Kota Cilegon, Banten.
Guru mata pelajaran di SDN 12 Kota Cilegon, Eni Mahdiyani, mengungkapkan antusiasme sekolahnya terhadap program tersebut. Menurutnya, sejak pelaksanaan dimulai satu minggu lalu, respons yang diterima sangat positif.
“Alhamdulillah, sekolah kami termasuk yang ikut uji coba program ini. Dari pihak sekolah, kami sangat menyambut baik. Pelaksanaannya sudah berjalan seminggu dan responnya sangat positif, baik dari anak-anak maupun guru,” ujar Eni saat ditemui di sekolah, Kamis (28/08/2025).
Program makan gratis ini disebut membawa dampak langsung terhadap semangat belajar siswa. Bahkan, menurut Eni, terdapat siswa yang sebelumnya jarang hadir ke sekolah, kini menjadi lebih rajin karena menantikan kegiatan makan bersama.
“Anak-anak jadi lebih antusias. Ada anak yang tadinya tidak rutin masuk, sekarang jadi rajin karena tahu akan ada makan gratis. Ini benar-benar memotivasi mereka untuk semangat ke sekolah,” ujarnya.
Eni juga menjelaskan bahwa makanan yang disediakan setiap hari cukup bervariasi dan telah memenuhi standar gizi. Menu harian umumnya terdiri dari nasi, sayur, lauk-pauk seperti tempe, serta buah.
“Menunya sederhana, tapi dari sisi gizi sudah sangat cukup. Ada sayur seperti buncis dan labu, lauk seperti tempe, serta buah. Bahkan anak-anak yang tadinya tidak suka sayur dan tempe, sekarang jadi suka,” katanya.
Distribusi makanan juga dinilai berjalan lancar dan tepat waktu. Biasanya, makanan telah tiba sebelum pukul 09.00 pagi, sehingga anak-anak bisa menikmati sarapan bersama sebelum memulai pelajaran.
Meski pelaksanaan berjalan baik, Eni tetap berharap agar program ini bisa terus dikembangkan, terutama dari sisi variasi menu dan ketepatan pengiriman makanan.
“Mudah-mudahan ke depannya menunya bisa lebih bervariasi lagi dan distribusinya selalu tepat waktu. Karena ini sangat membantu anak-anak, apalagi banyak yang tidak sempat sarapan dari rumah,” pungkasnya.
SUKARDI.

















