Poltamnews.com — Bank Sumsel Babel menegaskan komitmennya mendampingi Aparatur Sipil Negara (ASN) menyongsong masa purna tugas yang sejahtera melalui pendampingan perencanaan keuangan terpadu.
Komitmen itu diwujudkan dengan keikutsertaan dalam Gathering ASN Provinsi Sumatera Selatan Satu Tahun Menjelang Pensiun bertema “Bahagia dan Sejahtera di Masa Purna Tugas” yang diikuti sekitar 300 ASN.
Kegiatan tersebut dibuka Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan Edward Chandra dan dilanjutkan pembukaan oleh Direktur Bisnis Bank Sumsel Babel Marzuki.
Gathering ini menjadi wadah edukasi bagi ASN agar lebih siap menghadapi masa pensiun secara finansial dan berkelanjutan.
Direktur Bisnis Bank Sumsel Babel Marzuki mengatakan masa purna tugas perlu dipersiapkan sejak dini, terutama dari sisi keuangan.
“Bank Sumsel Babel hadir memberikan rasa aman dan kemudahan layanan agar ASN memasuki masa pensiun dengan perencanaan yang lebih terstruktur,” kata Marzuki dalam sambutannya.
Ia menegaskan pendampingan tersebut merupakan bagian dari komitmen Bank Sumsel Babel melayani ASN sejak masa aktif hingga pensiun.
“Kami ingin ASN tetap merasa didampingi dan terlindungi secara finansial,” ujarnya.
Dalam kegiatan itu juga dilakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Bank Sumsel Babel, Korpri Provinsi Sumatera Selatan, dan PWRI Sumatera Selatan.
Kerja sama tersebut terkait sosialisasi produk serta layanan perbankan kepada ASN dan pensiunan ASN di wilayah Sumatera Selatan.
Melalui kerja sama ini, ASN dan pensiunan memperoleh kemudahan pembayaran gaji pensiun tanpa harus mengurus langsung ke kantor Taspen.
Penyaluran dilakukan melalui Bank Sumsel Babel dengan dukungan jaringan layanan yang tersebar di Sumatera Selatan dan Kepulauan Bangka Belitung, bahkan menjangkau luar daerah seperti Jakarta.
Selain layanan pembayaran pensiun, Bank Sumsel Babel juga menyediakan fasilitas kredit dan pembiayaan bagi pensiunan yang gaji pensiunannya disalurkan melalui bank tersebut.
Fasilitas ini ditujukan untuk mendukung kebutuhan finansial maupun rencana produktif setelah pensiun.
Redaksi.

















