Pemkot Pangkalpinang Terima Bantuan Tujuh Unit Kursi Roda dari BSB Syariah
PoltamNews.Com, Pangkalpinang — Wakil Wali Kota (Wawako) Dessy Ayutrisna, menghadiri penyerahan bantuan alat kesehatan berupa tujuh unit kursi roda dari Bank Sumsel Babel (BSB) Syariah untuk Pemerintah Kota Pangkalpinang. Penyerahan dilakukan di Kantor Dinas Sosial Kota Pangkalpinang, Rabu (4/3/2026).
Dessy menyatakan, bantuan tersebut akan segera didistribusikan ke seluruh kecamatan di Kota Pangkalpinang, masing-masing satu unit kursi roda, agar dapat dimanfaatkan oleh warga yang membutuhkan.
“Total ada tujuh kursi roda dan akan kita salurkan satu di setiap kecamatan agar dapat dimanfaatkan masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, kebutuhan alat bantu mobilitas seperti kursi roda di tengah masyarakat masih cukup tinggi.
Karena itu, Pemerintah Kota Pangkalpinang berupaya memenuhi permintaan warga secara bertahap melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) serta dukungan dari badan usaha milik daerah (BUMD) dan pihak lainnya.
“Permintaan kursi roda dan alat bantu cukup banyak. Kita penuhi secara bertahap, bersumber dari APBD dan juga bantuan dari BUMD agar tepat sasaran dan benar-benar dirasakan manfaatnya,” kata Dessy.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kota Pangkalpinang, Barka, memastikan proses penyaluran dilakukan dengan pengawasan ketat. Data penerima bantuan diperoleh dari usulan masyarakat di tingkat bawah untuk memastikan akurasi dan ketepatan sasaran.
“Kami mengacu pada data yang masuk dari bawah. Dengan pengawasan yang kami lakukan, insyaallah bantuan ini tepat sasaran dan memberi manfaat nyata,” ujarnya.
Pada kesempatan yang sama, Dessy menyampaikan apresiasi atas kepedulian Bank Sumsel Babel Syariah terhadap warga Pangkalpinang.
Ia berharap kolaborasi antara pemerintah daerah dan sektor perbankan dapat terus berlanjut guna membantu pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.
“Terima kasih kepada Bank Sumsel Babel Syariah atas kepeduliannya. Semoga apa yang dilakukan ini membawa keberkahan dan manfaat luas bagi masyarakat Kota Pangkalpinang,” tutupnya.

















