Pemkot Pangkalpinang Minta Pedagang Tidak Menimbun Demi Menjaga Harga Tetap Stabil
PoltamNews.Com, Pangkalpinang – Dinas Koperasi, Perdagangan, dan UMKM (Diskopdag) Kota Pangkalpinang memastikan harga daging sapi dan ayam menjelang Idul Fitri 2026 relatif stabil dan terkendali.
Kepala Diskopdag Pangkalpinang, Andika Saputra, mengatakan pemerintah telah memastikan ketersediaan stok daging sapi nasional mencukupi kebutuhan masyarakat, dengan harga masih berada pada acuan pemerintah.
“Menjelang Idul Fitri 2026 ini relatif stabil dan terkendali. Pemerintah memastikan stok daging sapi nasional cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, dengan harga di tingkat konsumen masih di harga acuan pemerintah,” kata Andika, Minggu (15/3/2026).
Ia menjelaskan, harga sapi hidup disepakati berada di kisaran Rp145 ribu per kilogram. Dengan demikian, harga karkas atau hasil pemotongan awal dijaga pada kisaran Rp144 ribu hingga Rp145 ribu per kilogram dalam dua pekan ke depan.
“Pemerintah dan pelaku usaha menyepakati langkah dalam upaya menjaga stabilitas harga dan pasokan daging sapi,” ujarnya.
Menurut Andika, sejumlah faktor turut memengaruhi harga daging sapi, di antaranya kenaikan harga sapi di negara asal impor. Meski demikian, pemerintah bersama pelaku usaha telah melakukan langkah antisipasi untuk menjaga kestabilan pasar.
“Pemerintah dan pelaku usaha telah bekerja sama untuk mengantisipasi dampaknya. Pedagang juga diminta untuk tidak melakukan penimbunan dan menjaga stabilitas harga,” tegasnya.
Sementara itu, harga daging ayam di pasaran diakui mengalami kenaikan, namun masih dalam batas wajar.
“Ada kenaikan, tapi masih stabil,” katanya.
Ia memastikan masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan maupun harga daging menjelang hari raya.
Pemerintah akan terus melakukan pemantauan dan pengendalian agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.
“Masyarakat tidak perlu khawatir tentang ketersediaan dan harga daging sapi serta ayam menjelang Idul Fitri. Pemerintah akan terus memantau dan mengontrol harga, agar masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan nyaman,” tutup Andika.

















