PN.COM|BANGKA SELATAN –Pembangunan Jalan tanah puru di Desa Kepoh, yang menyeret nama Iskandar SH selaku Anggota DPRD Kabupaten Bangka Selatan yang menuai dipertanyakan sejumlah warga Desa Kepoh dalam pemberitaan beberapa waktu lalu oleh media online, membuat awak media (Poltamnews.com) tertarik mendalami pemberitaan tersebut.
Terkait pemberitaan tersebut pihak Poltamnews.com mencoba menghubungi pihak desa untuk mengetahui secara pasti perihal permasalahan yang terjadi dalam pembangunan akses jalan di desa tersebut. Dalam penelusuran kami (Poltamnews.com) menemui Kades kepoh Udayasa pada Rabu (24/8).
Kades kepoh Udayasa saat di mintai keterangan Terkait pemberitaan di media online tersebut menyatakan, sebenarnya jalan tersebut bukanlah milik satu orang saja seperti yang di beritakan, melainkan milik beberapa warga yang membuka kebun di daerah tersebut.
“Pada dasarnya pembangunan jalan tanah puru tersebut bukan hanya milik satu orang, karena di situ merupakan jalan akses bagi warga menuju ke sawah dan ke kebun, hanya saja memang keterbatasan anggaran maka baru sampai tahap tersebut.
Pak kades kepoh Udayasa juga menambahkan Pembangunannya bertahap itu yang saya tau, kebun bapak Iskandar yang di maksud dalam pemberitaan itu kebetulan berada di akses menuju ke persawahan yang direncanakan.
“Kedepan kami berharap jalan tersebut dapat berlanjut agar akses ke persawahan dapat lebih mudah dan dekat, selain itu juga dapat mempermudah warga yang berkebun di daerah tersebut. Saya jujur tidak Terkait dan ada unsur apapun dalam hal ini, saya bekerja profesional.”ucap kades kepoh saat menjelaskan kondisi area tersebut.
Selain itu Jamhar warga desa kepoh saat di jumpai di area lokasi pembangunan jalan tersebut mengungkapkan, bahwa kami selaku masyarakat disini dengan adanya bantuan jalan seperti ini merasa sangat terbantu, karena tadinya tidak ada akses jalan sekarang sudah ada tinggal meneruskannya saja hinga kepersawahan.
“Tadinya tidak ada jalan disini kami juga sulit untuk mengolah lahan perkebunan disini dengan adanya pembangunan ini intinya kami sangat terbantu dan bermanfaat meski belum sepenuhnya selesai akses jalan ini. Kami juga berharap kedepan agar segera dapat diselsaikan akses jalan ini agar warga dan masyarakat di sini dapat lebih mudah menuju kebun dan persawahan.”Ungkap Jumhar saat kebetulan di lokasi tersebut saat dimintai keterangan oleh awak media.
Terpisah Iswari selaku warga yang memiliki kebun di daerah tersebut juga angkat bicara terkait pemberitaan tersebut, Iswari menyebutkan tidak benar kalau akses jalan tersebut hanya untuk kepentingan satu orang.
“Akses jalan ini diajukan bersama oleh pemilik lahan kebun di sini jadi bukan hanya satu orang itu tidak benar, tetapi akses tersebut untuk kepentingan bersama masyarakat agar mempermudah akses menuju persawahan dan perkebunan warga. Hanya saja memang untuk pelaksanaanya baru sampai tahap tersebut dan kebetulan saat ini berada tepat pada kebun pak Iskandar.”jelas Iswari saat di mintai tanggapan terkait pemberitaan di media online tersebut.
Terkait pemberitaan proyek jalan yang menghabiskan anggaran APBD tahun 2022 sebesar Rp 199.400.000 tersebut, kami (Poltamnews.com) mencoba menghubungi saudara Iskandar SH selaku anggota DPRD Bangka Selatan, serta mantan ketua DPD KNPI tersebut yang namanya di seret dalam pemberitaan beberapa waktu yang lalu, hanya saja beliau tidak mau menanggapi dan menyarankan untuk menanyakan langsung kepada warga di daerah tersebut agar lebih jelas dan akurat terkait pemberitaan miring tentang dirinya.
Pewarta : Rachmat

















