Poltamnews.com||PANGKALPINANG – Rumah Walikota Pangkalpinang Tahun 2023 manjadi Tuan rumah Pada Acara Imlek 2574, Acara penyambutan Imlek ke – 2574, yang bertemakan ” Kongian di Kota Beribu Senyuman ” dilaksanakan dengan cukup meriah, Acara tersebut dihadiri oleh Walikota Pangkalpinang, Maulan Aklil, S.I.P., M.Si., Beserta Istrinya dan juga merupakan Ketua TP.PKK, Monica Haprinda, S.I.P., M.Si., Forum kominikasi pangkalpinang, Ketua Partai PDIP, Rudianto Tjen, ketua Pariwisata, Ketua Bappeda, PLT Sekda, Forkopimda, Kapolres Pangkalpinang, AKBP Gatot Yulianto, S.IK., M.HP, beserta tamu undangan yang hadir, yang bertempatkan di Rumah Dinas walikota Pangkalpinang, Sabtu malam, ( 28/01/2023 ).
Acara ini merupakan sejarah baru bagi Kota Pangkalpinang, karena diadakan di Rumah Dinas Walikota Pangkalpinang dan ini juga merupakan tanda bahwa masyarakat Kota Pangkapinang ini tidak ada perbedaan antara suku, ras dan agama.
” Hari ini mencetak sejarah baru pertama kali rumah dinas walikota diadakan acara seperti ini, pasang lampion mulai dari depan sampai kedalam sini, ini adalah bentuk bahagia kami, bentuk rasa syukur kami, ini menandakan kita semua adalah masyarakat dengan keberagaman suku yang ada, agama, ras, dan antargolongan, tetapi Kota Pangkalpinang ini yang merupakan rasa kebersamaannya luar biasa karna tidak ada perbedaan, kalau kita nggak sama – sama nggak mungkin jadi hari ini kita tandakan bahwa di Kota Pangkalpinang khususnya hari ini, kita ingin menunjukkan kebersamaan ini jangan coba-coba menciptakan konflik suku agama ras dan antargolongan di Kota Pangkalpinang ini, karna saya Walikota yang akan menjaganya,” tambah Maulan Aklil.
” Nenek saya juga Tionghoa kita memang berdampingan dan molen ini juga ada darahnya Tionghoa, jadi kita di Pangkalpinang ini adalah rasa kebersamaannya, ya seperti itu tadi seperti ingin sampaikan tadi bahwa sebentar lagi memang di sebelah sini akan ada sebuah masjid agung kubah timah satu – satunya masjid di yang berlapiskan dan berornamen dengan timah, yang sebelahnya bersebelahan dengan gereja, nanti juga sebaliknya ada Wihara yang lagi dirancang dibelakang swiss-belhotel itu juga nanti akan berornamen timah, kelenteng di Simpang Semabung juga saya harap naganya juga akan berornamen dari timah, dengan itu tunjukkan kebersamaan kita ini dari tempat rumah ibadah ini, karna Kota Pangkalpinang ini, jangan sampai di Bangka Belitung ini kita tidak menunjukkan, karna kita dulu selalu masuk 5 besar dalam kerukunan beragama, Sayang Katanya kalau ini tidak kita bangkitkan lagi Bangka Belitung harus minimal selalu masuk dalam 5 besar,” pungkas Molen.
Arti dari kegiatan pada malam hari ini yang diadakan di rumah dinas Walikota Pangkalpinang ini akan menimbulkan suatu gejala baru bahwa suku agama ras antar golongan tidak ada perbedaan menunjukkan kebersamaan yaitu mulai dari titik 0 Km pulau Bangka. ( Isk ).

















