POLTAMNEWS|Bangka Selatan –
Selama tiga hari ibu-ibu PKK desa Nyelanding Bangka Selatan yang berjumlah 25 orang ikuti workshop pengolahan limbah lidi sawit menjadi produk ekonomis.
Kegiatan ini di selenggarakan oleh Asosiasi Sawitku Masa Depanku (Samade) dan Rumah Tamadun yang didukung oleh BPDPKS (Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit).
Kegiatan ini berlangsung sedari tanggal 11 – 14 Mei 2024 yang dipusatkan di Desa Nyelanding, Kecamatan Airgegas, Kabupaten Bangka Selatan.
Kegiatan workshop pengolahan limbah lidi sawit menjadi produk ekonomis ini dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan Kabupaten Bangka Selatan, Risvandika.
Dalam sambutannya, Risvandika menyampaikan tujuan diadakan Workshop ini selain sebagai ajang promosi, limbah lidi sawit bisa dimanfaatkan secara baik dan berpotensi menambah penghasilan bagi ibu-ibu pekebun atau petani kelapa sawit.
“Sebagai mana kita ketahui, selama ini limbah lidi sawit secara umum di Bangka Selatan khususnya di Desa Nyelanding ini belum dimanfaatkan dengan baik, dengan adanya kegiatan ini diharapkan produk yang dihasilkan berupa tas dan kotak tisu dari lidi sawit ini bisa menjadi produk yang bernilai jual tinggi dan diminati pasar,” ujar Risvandika.
Diketahui pada kehidupan tersebut, produk yang dihasilkan dari para peserta workshop tersebut berupa tas dan kotak tisu yang terbuat dari lidi sawit.
Acara pembukaan workshop tersebut turut dihadiri Camat Kecamatan Airgegas, Kepala Desa Nyelanding, Ketua BPD, Lembaga Karang Taruna, Ketua Gapoktan, Penyuluh Pertanian, Tokoh Agama, Tokoh Pemuda dan Olahraga serta para peserta workshop lainya. Selain itu, acara workshop ini juga dimeriahkan oleh Sanggar Hilau Desa Nyelanding.

















