Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Bakuda Babel
Kab. Bangka

Ketua DPRD Babel Audiensi Bersama Masyarakat Kabupaten Bangka Terkait Aktivitas Pertambangan CV. Tri Mitra

0
×

Ketua DPRD Babel Audiensi Bersama Masyarakat Kabupaten Bangka Terkait Aktivitas Pertambangan CV. Tri Mitra

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Poltamnews.com | Bangka Belitung  –  DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menegaskan aspek keselamatan kerja menjadi prioritas utama dalam pembahasan polemik aktivitas tambang masyarakat di Kecamatan Pemali, Kabupaten Bangka.
Hal itu disampaikan Ketua DPRD Babel, Didit Srigusjaya, usai audiensi bersama masyarakat Kecamatan Pemali terkait aktivitas pertambangan CV Tri Mitra Resource di Ruang Badan Musyawarah DPRD Babel, Kamis (21/5/2026).
Didit mengatakan DPRD memahami kebutuhan ekonomi masyarakat yang bergantung pada sektor pertambangan. Namun, aktivitas tambang rakyat tetap harus memperhatikan keselamatan pekerja dan tidak dilakukan di area berisiko tinggi.
“Keinginan masyarakat itu menambang di bagian kulitnya, bukan di primernya. Karena di primer ini menyangkut keselamatan tenaga kerja,” kata Didit.
Menurut dia, masyarakat tidak meminta izin menambang di wilayah inti atau area primer tambang, melainkan di bagian pinggiran yang dinilai lebih aman untuk aktivitas masyarakat.
Dalam audiensi tersebut, masyarakat menyampaikan lima tuntutan kepada DPRD Babel. Empat poin di antaranya disebut telah diakomodasi, sementara satu poin lainnya masih dibahas bersama PT Timah karena berkaitan dengan penentuan lokasi tambang rakyat.
“Nah, tetapi yang di kulit-kulit ini, di sisi-sisi kulit, yang tidak membahayakan tenaga kerja,” ujarnya.
DPRD Babel juga meminta Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) ikut mengawasi proses pembahasan agar keputusan yang diambil tetap sesuai aturan serta mengutamakan keselamatan kerja.
“Setengah dua ini akan rapat. Dan saya minta Kepala Dinas ESDM mengawasi itu. Mudah-mudahan ini bisa diwujudkan,” katanya.
Didit berharap polemik tambang rakyat di Pemali dapat diselesaikan melalui dialog antara masyarakat, perusahaan, dan pemerintah sehingga aktivitas pertambangan tetap berjalan aman, tertib, dan tidak membahayakan pekerja. (red)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *