Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Bakuda Babel
BeritaKota Pangkalpinang

Kapolresta Pangkalpinang Paparkan Capaian Kinerja 2025, Ungkap Tren Kriminalitas hingga Perang Narkoba

0
×

Kapolresta Pangkalpinang Paparkan Capaian Kinerja 2025, Ungkap Tren Kriminalitas hingga Perang Narkoba

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Kapolresta Pangkalpinang Paparkan Capaian Kinerja 2025, Ungkap Tren Kriminalitas hingga Perang Narkoba

POLTAMNEWS.COM, PANGKALPINANG — Polresta Pangkalpinang memaparkan capaian kinerja sepanjang tahun 2025 dalam konferensi pers akhir tahun yang digelar di halaman Mapolresta Pangkalpinang, Rabu (31/12/2025).

Kapolresta Pangkalpinang, Kombes Pol Max Mariners, menyampaikan bahwa secara umum situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah hukum Polresta Pangkalpinang tetap terkendali, meski dinamika kriminalitas mengalami fluktuasi.

“Sepanjang tahun 2025, Polresta Pangkalpinang menangani 767 kasus tindak pidana. Angka ini mengalami peningkatan dibandingkan tahun 2024 yang berjumlah 717 kasus. Namun, peningkatan ini juga diiringi dengan keseriusan kami dalam penegakan hukum dan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Kombes Pol Max Mariners.

Ia menjelaskan, kenaikan tersebut didominasi oleh kejahatan konvensional yang meningkat dari 619 kasus menjadi 677 kasus, seperti pencurian dan tindak pidana umum lainnya. Sementara itu, kejahatan transnasional justru mengalami penurunan dari 80 kasus menjadi 77 kasus, terutama pada penanganan tindak pidana narkotika.

“Untuk kejahatan terhadap kekayaan negara, kami mencatat penurunan signifikan dari 18 kasus pada 2024 menjadi 13 kasus di tahun 2025. Fokus kami adalah penindakan illegal mining dan kasus fidusia,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, ia juga menyoroti sejumlah kasus menonjol yang berhasil diungkap, di antaranya kasus pembunuhan di alur Sungai Rangkui, penganiayaan berat terhadap pedagang oleh juru parkir liar di kawasan Alun-alun Pangkalpinang, kasus pencurian dengan pemberatan di Kelurahan Bukit Sari, serta pengungkapan kasus pencabulan anak di bawah umur.

Di bidang penegakan hukum perairan dan pertambangan ilegal, Satpolairud Polresta Pangkalpinang berhasil mengamankan sekitar 5.000 ton BBM ilegal di SPBN Ketapang serta satu unit ponton tambang timah ilegal di daerah aliran Sungai Pangkalarang, dengan total dua kasus dan dua tersangka sepanjang tahun 2025.

Sementara itu, perang terhadap narkoba menjadi salah satu fokus utama Polresta Pangkalpinang. Selama periode Januari hingga Desember 2025, Satresnarkoba berhasil mengungkap 67 kasus dengan mengamankan 92 tersangka.

“Barang bukti yang berhasil kami amankan berupa sabu seberat 669,69 gram, ganja 14.436,64 gram, dan ekstasi 117,01 gram. Nilai ekonomisnya ditaksir mencapai Rp836 juta dan kami memperkirakan telah menyelamatkan sekitar 10 ribu jiwa anak bangsa dari bahaya narkoba,” tegas Max.

Di bidang lalu lintas, dirinya mengakui masih terjadi peningkatan angka kecelakaan. Sepanjang 2025 tercatat 163 kasus kecelakaan lalu lintas, naik dibandingkan 109 kasus pada tahun sebelumnya, dengan korban meninggal dunia mencapai 32 orang.

“Kami akan terus meningkatkan upaya preventif dan edukasi kepada masyarakat agar kesadaran berlalu lintas semakin baik,” katanya.

Selain penegakan hukum, Polresta Pangkalpinang juga mengedepankan pendekatan humanis melalui keadilan restoratif. Dari total 767 perkara pidana, sebanyak 179 kasus diselesaikan melalui mekanisme restorative justice.

Menutup konferensi pers, Max menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan profesionalisme dan kualitas pelayanan publik.

“Kami berterima kasih atas dukungan masyarakat Pangkalpinang. Ke depan, Polresta Pangkalpinang akan terus berupaya memberikan rasa aman, penegakan hukum yang berkeadilan, serta pelayanan terbaik kepada masyarakat,” pungkasnya.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *