Poltamnews.com || TOBOALI — Ratusan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) turut meramaikan gelaran Food Festival Basel 2025 yang berlangsung di Lapangan Sport Center, Komplek Perkantoran Pemkab Bangka Selatan, Toboali.
Acara ini digelar selama tiga hari, mulai 23 hingga 26 Februari 2025.
Sebanyak 112 stand UMKM dan 34 tenda pameran (expo) menampilkan berbagai produk kuliner dan kerajinan unggulan dari berbagai kecamatan.
Festival ini menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat Toboali dan sekitarnya.
“Total ada 112 stand UMKM dan 34 tenda pameran yang menyajikan beragam produk lokal,” ujar Adi Wijaya, perwakilan event organizer (EO) penyelenggara Food Festival Basel 2025, Sabtu (23/02/2025).
Adi merinci, dari total stand tersebut, 96 di antaranya menjual makanan ringan, 16 menyediakan makanan berat, dan 34 area expo menampilkan aneka produk dari sektor ekonomi kreatif.
“Keberagaman produk ini menambah semarak festival dan menjadi ajang memperkenalkan kuliner serta hasil karya lokal,” tambahnya.
Menurut Adi, peserta dikenakan tarif Rp200.000 untuk stand biasa dan Rp700.000 untuk tenda expo. Biaya tersebut digunakan untuk sewa, listrik, dan retribusi kebersihan selama acara berlangsung.
“Kami berharap event ini mendorong pertumbuhan ekonomi lokal dan meningkatkan pendapatan pelaku UMKM,” ujar Adi.
Salah satu peserta, pemilik Kedai Cik Eng, menyambut baik penyelenggaraan festival ini. Ia berharap kegiatan serupa bisa diadakan secara berkala.
“Acara seperti ini sangat bermanfaat. Selain menambah pendapatan, juga menjadi sarana memperkenalkan kuliner khas Toboali,” ujarnya.
Food Festival Basel 2025 menjadi bukti tumbuhnya ekonomi kreatif di Bangka Selatan, sekaligus wadah promosi dan pengembangan pasar bagi UMKM lokal.
Redaksi.

















