Poltamnews.com, Bangka Selatan – Dinas Perhubungan Kabupaten Bangka Selatan bersama Bank Sumsel Babel menggelar kegiatan edukasi keselamatan dalam berkendara ke puluhan pelajar tingkat sekolah dasar dan sekolah menengah pertama, di pelataran Radio Junjung Besaoh (RJB), Selasa (10/10/2023).
Kepala Dishub Basel, M Zamroni mengatakan, kegiatan edukasi ini dilaksanakan sesuai dengan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 Tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Kegiatan edukasi tersebut diikuti sebanyak 20 orang pelajar tingkat SD dan SMP yang ada di Toboali.
“Dalam kegiatan ini, bukan hanya edukasi saja, tapi juga sekaligus membagikan helm kepada peserta,” kata Zamroni.
Menurut Zamroni, faktor kondisi dan sifat manusia penyebab terjadinya kecelakaan dalam berlalu lintas. Meliputi terlalu percaya diri, lalai, tidak mengerti, letih dan ingin cepat sampai.
Selain itu, karakteristik penyebab terjadinya kecelakaan diantaranya 65 persen kesalahan orang dengan menggunakan kendaraan sepeda motor 47 persen, 2,5 persen kerusakan prasarana jalan, 2,5 persen kerusakan sarana kendaraan, 24 persen gabungan kesalahan orang dan kerusakan prasarana, 5,4 persen gabungan kesalahan orang dan kerusakan sarana, 0,25 persen gabungan kerusakan prasarana dan kerusakan kendaraan, 1,25 persen gabungan kesalahan orang, kerusakan prasarana dan kerusakan sarana.
“Usia yang mengalami kecelakaan dalam berlalu lintas berkisar 22-30 tahun, sebagiannya pelajar SMA (Sekolah Menengah Atas),” ujar Zamroni.
Selain itu, mantan Kepala Diskominfo Basel ini mengingatkan kepada para pelajar sebelum mengendarai kendaraan agar memastikan terlebih dahulu kondisi kendaraan.
Tak hanya itu, pria lulusan STPDN ini juga mengatakan disiplin dalam berlalu lintas di jalan harus memperhatikan serta mematuhi petugas yang ada di jalan dan rambu-rambu lalu lintas agar terhindar dari terjadi kecelakaan dalam berlalu lintas.
“Harus saling jaga antar kendaraan di depan dan belakang, gunakan sabuk pengaman, helm serta perhatikan kondisi waktu saat mengendarai kendaraan maksimal 4 jam dan kondisi kesehatan pengendara juga harus dalam keadaan sehat guna menghindari terjadinya kecelakaan dalam berlalu lintas,” imbuh Zamroni.

















