Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Bakuda Babel
BeritaDaerah

Dindikbud Basel Usulkan Tambahan Kuota Siswa SMP

0
×

Dindikbud Basel Usulkan Tambahan Kuota Siswa SMP

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

BANGKA SELATAN – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Bangka Selatan (Basel) mengusulkan penambahan daya tampung bagi sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) akibat lonjakan jumlah siswa di tahun ajaran baru.

Langkah ini diambil agar seluruh anak usia sekolah dapat tertampung tanpa harus bersekolah jauh dari tempat tinggalnya.

“Kita telah menambahkan daya tampung di beberapa sekolah SMP yang ada di Basel,” ujar Kepala Dindikbud Basel, Anshori, saat ditemui, Senin (07/07/2025).

Menurutnya, kelebihan siswa terjadi di beberapa sekolah, seperti SMPN 1 Toboali yang kelebihan 15 siswa dan SMPN 2 Toboali kelebihan 16 siswa.

Untuk mengatasi hal ini, Dindikbud Basel mengajukan penambahan kapasitas per kelas dari 37 menjadi maksimal 40 siswa.
“Sebelum kita ajukan, jumlah siswa per kelas sekitar 37. Karena ada kelebihan, kita mengajukan agar dalam satu kelas bisa maksimal 40 siswa,” jelasnya.

Anshori menegaskan, penambahan tersebut hanya berlaku untuk rombel (rombongan belajar) yang sudah ada, bukan menambah jumlah rombel baru.

Jika disetujui Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), siswa yang belum tertampung bisa masuk ke sekolah yang diinginkan.

Persoalan serupa juga terjadi di wilayah lain seperti Airbara, Tepus, Dusun Limus Desa Serdang, dan SMPN 4 Payung. Di Dusun Limus, misalnya, ada kelebihan 12 siswa, sementara di SMPN 4 Payung mencapai 24 siswa.

“Misalnya siswa di Dusun Limus harus sekolah ke Rias karena sekolah terdekat penuh. Ini memberatkan orang tua, apalagi kalau di rumah cuma ada satu kendaraan,” ungkap Anshori.

Ia menambahkan, pihaknya sudah mengirimkan data pengajuan penambahan daya tampung ke Balai Penjamin Mutu Pendidikan (BPMP) untuk diteruskan ke Kemendikbudristek.

“Data sudah kita ajukan ke BPMP lengkap dengan analisis dan dokumen pendukung. Harapannya Kemendikbud menyetujui agar anak-anak bisa tetap sekolah di dekat rumahnya,” pungkasnya.

Redaksi.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *