Bangka Selatan – Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kabupaten Bangka Selatan, Elizia Riza Herdavid, menegaskan transisi dari PAUD ke Sekolah Dasar (SD) harus dilakukan dengan cara menyenangkan agar anak-anak bisa beradaptasi tanpa rasa tertekan.
“Penting bagi kita memastikan transisi ini berjalan dengan cara yang menyenangkan dan tidak menimbulkan stres bagi anak-anak. Dengan begitu, mereka bisa beradaptasi dengan baik dan merasa percaya diri di lingkungan barunya,” kata Elizia saat menghadiri Sosialisasi dan Pembinaan Transisi PAUD ke SD yang Menyenangkan Tahun 2025 di SD Negeri 2 Tukak Sadai, Rabu (03/09/2025).
Acara ini dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bangka Selatan yang diwakili Kepala Bidang SD, pengawas, kepala sekolah, serta dewan guru SDN 2 Tukak Sadai.
Elizia menegaskan, transisi PAUD ke SD bukan sekadar perpindahan fisik, melainkan juga proses penyesuaian terhadap lingkungan baru, kurikulum yang berbeda, hingga pola belajar yang lebih terstruktur.
Ia juga berpesan kepada anak-anak agar selalu bersemangat belajar dan berani menghadapi hal baru. “Sekolah harus menjadi tempat menumbuhkan sikap berbagi, menghargai, dan berbuat kebaikan,” ujarnya.
Bunda PAUD Basel itu juga mengajak guru, orang tua, dan masyarakat menciptakan suasana belajar yang aman dan nyaman. “Dengan dukungan bersama, kita bisa membantu anak-anak tumbuh menjadi generasi cerdas, kreatif, dan berkarakter,” tambahnya.
Di akhir kegiatan, Elizia menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah mendukung acara tersebut. Ia berharap anak-anak Bangka Selatan tumbuh menjadi generasi penerus bangsa yang cerdas, ceria, dan berakhlak mulia.
“Saya berharap kegiatan ini memberikan pengalaman positif bagi mereka dalam menapaki jenjang pendidikan dasar,” tutupnya.
Redaksi.

















