Poltamnews.com SERANG – Semangat baru dalam dunia olahraga lokal lahir dari Kecamatan Bojonegara, Kabupaten Serang. Sebanyak 400 pelari turut ambil bagian dalam ajang lari bertajuk “Bojonegara Run to Freedom 5K 2025”, yang digagas oleh KONI Kecamatan Bojonegara dan digelar pada Minggu (24/08/2025).
Event ini mencatat sejarah sebagai lomba lari skala lokal pertama yang sepenuhnya digerakkan oleh organisasi olahraga tingkat kecamatan—sebuah langkah yang diapresiasi banyak pihak sebagai bentuk kemandirian dan pemberdayaan komunitas olahraga.
“Kami ingin membuktikan bahwa Bojonegara mampu menyelenggarakan event lari yang berkualitas. Ini bagian dari upaya kami memberdayakan organisasi olahraga di tingkat kecamatan agar lebih hidup dan berdaya,” ujar Camat Bojonegara, Bagja.
Panitia awalnya menargetkan hanya 200 peserta, namun antusiasme masyarakat membludak hingga dua kali lipat. Bahkan, beberapa pendaftar terpaksa ditolak karena keterbatasan kuota.
Menariknya, seluruh peserta datang atas inisiatif pribadi—tanpa ada mobilisasi massal dari pihak mana pun.
“Inilah yang kami sebut sebagai event organik. Peserta datang karena memang ingin ikut, membeli tiket sendiri, dan berpartisipasi dengan kesadaran penuh,” jelas Bagja.
Persiapan lomba ini berlangsung selama dua bulan, melibatkan para penggiat olahraga lokal, klub lari, dan perangkat desa. Panitia dibimbing langsung oleh senior dari KONI Kecamatan Bojonegara, dengan Wakil Ketua KONI bertindak sebagai koordinator lapangan.
“Awalnya banyak yang belum tahu cara menyelenggarakan event lari. Tapi dengan pelatihan intensif, mereka bisa melaksanakannya dengan profesional,” tutur Bagja.
Lomba dibagi menjadi tiga kategori : Pelajar, Umum, dan Master (usia 40 tahun ke atas), dengan kelompok putra dan putri di masing-masing kategori. Total hadiah mencapai Rp22,5 juta, disalurkan langsung secara tunai kepada para pemenang.
Kategori Umum & Master :
Juara 1: Rp2.000.000
Juara 2: Rp1.500.000
Juara 3: Rp1.000.000
Kategori Pelajar:
Juara 1: Rp1.000.000
Juara 2: Rp750.000
Juara 3: Rp500.000
Biaya pendaftaran ditetapkan sebesar Rp125.000 untuk umum/master dan Rp100.000 untuk pelajar. Fasilitas yang didapat meliputi jersey eksklusif, medali finisher, air mineral, minuman isotonik, buah segar, dan dokumentasi foto gratis.
“Uang pendaftaran kembali ke peserta dalam bentuk fasilitas dan layanan. Untuk pelajar, bahkan sebagian biaya kami subsidi,” kata Bagja.
Meskipun sempat diguyur hujan deras, semangat peserta dan panitia tidak surut. Bahkan, kehadiran Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Serang menjadi bentuk dukungan penuh terhadap inisiatif olahraga dari tingkat akar rumput ini.
“Kami ingin menghapus stigma Bojonegara sebagai kawasan industri yang penuh debu dan kendaraan berat. Kami ingin dikenal juga sebagai daerah yang punya semangat olahraga yang sehat dan berkelas,” ujarnya.
Bagja menegaskan bahwa ajang ini akan dikembangkan sebagai agenda tahunan KONI Kecamatan Bojonegara yang mandiri dan tidak bergantung pada siapa pun yang menjabat.
“Tahun ini 400 peserta. Tahun depan, insya Allah bisa 1.000. Ini baru Volume 1. Akan ada Volume 2, 3, dan seterusnya,” pungkas Bagja.
SUKARDI.

















