Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Bakuda Babel
Kota Pangkalpinang

Asisten 1 Pemerintah Kota Pangkalpinang Ahmad Subekti Hadiri Upacara Hari Santri Nasional 2025

0
×

Asisten 1 Pemerintah Kota Pangkalpinang Ahmad Subekti Hadiri Upacara Hari Santri Nasional 2025

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Poltamnews.com | Pangkalpinang – Dalam rangka peringatan hari santri nasional, Ahmad Subekti Asisten 1 pemerintah Kota Pangkalpinang Hadiri upacara serentak seluruh dunia, kegiatan dilaksanakan dihalaman upacara pondok pesantren Nurul Hidayah. Rabu(22/10/2025).

Dalam Sambutannya Ahmad Subekti Asisten 1 pemerintah Kota Pangkalpinang menyampaikan hari santri nasional 2025 adalah hari Santi yang sangat istimewa dimana hari ini adalah 10 tahun hakri santri yang pertama ditetapkan oleh pemerintah kota Pangkalpinang pada tahun 2015.

Sepuluh tahun bukanlah waktu yang singkat, Kita menyaksikan semakin kuatnya peran pesantren dan santri dalam berbagai bidang kehidupan. Dalam hal ini kita tidak boleh lupa jauh sebelum Indonesia merdeka.

Hari santri tahun 2025 ini mengusung tema “Mengawal Indonesia Merdeka Menuju Peradaban Dunia” tema ini sangat tepat mencerminkan tekat dan peran santri sebagai penjaga kemerdekaan sekaligus penggerak kemerdekaan. Sejak disahkan Undang-undang Nomor 18 Tahun 2019 tentang pesantren, Negara menegaskan pengakuan dan penghargaan yang setara kepada pesantren sebagai lembaga yang khas Indonesia.

Ahmad Subekti menyampaikan dalam pidatonya mengatakan,”Semua ini adalah bukti negara kita tidak menutup mata terhadap jasa besar pesantren. Negara berhutang Budi terhadap pesantren dan santri yang selama ini menjadi benteng moral bangsa, kita juga bersyukur bahwa saat ini pesantren dilibatkan dalam berbagai program pemerintah, seperti program makan bergizi gratis (MBG), Cek kesehatan gratis (CKG), cek kesehatan gratis merupakan program yang sangat bersejarah untuk pesantren,”tuturnya.

“Hari santri harus menjadi momentum kebangkitan santri Indonesia dan santri sekarang tidak hanya menguasai kitab kuning, tetapi juga harus menguasai tekhnologi sains dan bahasa dunia, Dunia digital juga harus menjadi ladang dakwah baru bagi para santri,” tambahnya. (red).

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *