Kepengurusan Yayasan Forkopeta Bab
Bangka Belitung,Poltamnews.com – Dalam rapat yang dilaksanakan di dalam ruang rapat BOC pada hari Minggu ( 25/06/2023 ),telah dihasilkan suatu keputusan Rapat pembentukan kepengurusan suatu Yayasan yang berawal dari suatu pemikiran Keluarga besar TNI dan ASN maupun Pensiunan yang di pimpin oleh Ketua Pembinanya Andri Yandani,S.H,M.H.
Adapun Kehadiran Yayasan Forkopeta berawal dari pemikiran dan keinginan yang tulus dan ikhlasnya setelah lama di gaungkan dalam upaya membentuk Wadah silaturahmi para TNI dan ASN aktif maupun Pensiunan serta anak keturunannya dalam bentuk suatu yayasan Keluarga besar dengan Nama Yayasan FORKOPETA yaitu Forum Komunikasi Pensiunan TNI dan ASN namun guna menjadi Yayasan yg Profesional maka di lebur atau di kemas dalam surat Notarisnya dan surat dari Menkumham NKRI menjadi Yayasan Forum Komando Pembela Tanah air sehingga di harapkan agar tidak terlihat adanya nama Institusi TNI yang kita banggakan untuk menghindari hal-hal negatif dari yayasan ini demikian yg disampaikan Andri Yandani,S.H,M,H selaku penggagas dan pembentuk Yayasan Forkopeta tersebut.
Lebih lanjut beliau menjelaskan ke awak media bahwa FORKOPETA memiliki Visi dan MIsi yaitu Dengan Wadah silaturahmi dan kebersamaan kita wujudkan semangat juang dalam perbuatan sosial dan kesejahteraan untuk keluarga besar FORKOPETA, Masyarakat Babel dan Negara Indonesia.
Yayasan FORKOPETA merupakan Yayasan yang didirikan bersifat sosial dan memberikan kesejahteraan bagi Anggotanya dalam berkarya sesuai dengan bidang kemampuan anggotanya sehingga tercipta suatu lapang pekerjaan bagi keluarga besar FORKOPETA dan Masyarakat jadi Yayasan kita bukan Partai Politik ataupun LSM atau organisasi masyarakat lainnya melainkan Yayasan yang dimiliki bersama bukan yayasan yang kepemilikannya untuk pribadi maupun kelompok atau milik Institusi tertentu tetapi tetap tidak melupakan orgasnya seperti PEPABRI tandasnya.
Yayasan FORKOPETA ini akan bergerak sesuai element kehidupan yang ada di lingkungan Masyarakat yang positif seperti Bidang Kesehatan yang nantinya bisa bermitra dengan Dinkes dan Perusahaan BUMN dan BUMD serta Pengusaha yang ada di Babel dalam menciptakan dan menjaga Kesehatan masyarakat Bangka Belitung, dimana perlu kita sampaikan untuk Yayasan FORKOPETA Babel memiliki Dokter Spesialis dan Dokter dokter muda lainnya ,Akbid ,Perawat serta tenaga ahli kesehatan yang berasal dari Anak anak dan cucu Purnawirawan TNI AD/ ASN.
“Kami juga memiliki bidang Humas dan Insvestasi yang bergerak dalam kegiatan dan mencari Investasi dalam kerja sama,Bidang hukum yang bergerak sebagai Lawyer yang profesional serta pembelaan hukum untuk keluarga besar FORKOPETA, serta Bidang pendidikan juga akan ikut serta membantu pemerintah dalam rangka mencerdaskan anak anak Prov.Bangka Belitung,saat ini FORKOPETA memiliki 12 bidang yang terbentuk saat ini dari Keluarga besar FORKOPETA yaitu TNI/ASN aktif , Purnawirawan TNI/ASN serta Anak,Cucu dan Mantu TNI dan ASN
Hasil Rapat pembentukan Kepengurusan FORKOPETA Babel menunjuk Suherman alias Cueng sebagai Ketua Pengurus Yayasan FORKOPETA Babel dan didampingi Fitri sebagai Wakil Ketua Yayasan FORKOPETA Babel dan beberapa ketua bidang pengurus lainnya,” pungkas Andri Yandani.
Sesuai dengan Akte Notarisnya berupa Akte pendirian Yayasan Forum Komando Pembela tanah Air yang berkedudukan Pangkalpinang dengan nomor 27 tanggal 24 November 2020 dan surat Menkumham nomer AHU 002592.AH.01.04 tahun 2020 tentang Pengesahan Pendirian Badan Hukum Yayasan Forum Komando Pembela Tanah Air serta untuk Yayasan FORKOPETA ( Forum Komando Pembela Tanah air ) beralamatkan di Jalan jalur 2 kelurahan kepala tujuh kecamatan Gerunggang Kota Pangkalpinang Prov Babel.
“Dengan terbentuknya Yayasan ini kami berharap dapat menyatukan kembali para keluarga besar TNI dan ASN bersama masyarakat Babel yang merupakan Potensi besar dari Sumber daya manusia yang memiliki daya guna sampai akhir hayatnya selanjutnya mohon doa restunya dari seluruh Masyarakat Bangka Belitung agar kami dapat berbuat yang terbaik untuk Prov. Babel dan NKRI kata Andri Yandani,S.H,M.H menutup penjelasannya,” Harapnya. ( red).

















