Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Bakuda Babel
Politik

Hangatnya Silaturahmi, Kebersamaan PT Timah dan Anak Panti Al Khoiriyah dalam Buka Puasa Bersama

0
×

Hangatnya Silaturahmi, Kebersamaan PT Timah dan Anak Panti Al Khoiriyah dalam Buka Puasa Bersama

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Poltamnews.com | Pangkalpinang  – Senja perlahan turun ketika rombongan manajemen PT TIMAH (Persero) Tbk yang dipimpin Direktur Produksi dan Komersial PT TIMAH Tbk Ilhamsyah Mahendra tiba di Panti Asuhan Al Khoiriyah, Jumat (27/2/2026).

Hangatnya cahaya sore berpadu dengan senyum sumringah anak-anak panti yang sejak selepas Ashar telah bersiap menyambut tamu istimewa mereka menambah kehangatan pertemuan ini.

Direktur Produksi dan Komersial PT Timah, Ilhamsyah Mahendra bersama Division Head di lingkungan Direktorat Produksi dan Komersial datang ke Panti Asuhan Al Khoiriyah untuk berbuka puasa bersama anak-anak dan pengurus panti.

Suasana terasa akrab sejak langkah pertama rombongan memasuki halaman panti. Ketua Panti Asuhan Al Khoiriyah Jumadi bersama anak-anak menyambut dengan penuh keramahan.

Menjelang waktu berbuka, lantunan doa dipanjatkan bersama. Suara “Amin” menggema serempak, memenuhi ruangan dengan harap dan ketulusan. Momen itu menjadi pengingat bahwa Ramadan bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, tetapi juga tentang mempererat silaturahmi dan berbagi kebahagiaan.

Ketua Panti Asuhan Al Khoiriyah, Jumadi menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kunjungan tersebut. Ia menuturkan, anak-anak sangat antusias menyambut acara buka puasa bersama ini.

“Alhamdulillah, anak-anak sangat bersemangat menyambut dan mengikuti acara buka bersama ini. Hari ini mereka menjadi tuan rumah yang menyambut rombongan PT Timah. Sejak selepas Ashar mereka sudah bersiap-siap,” ungkapnya.

Sementara itu, Direktur Produksi dan Komersial PT TIMAH Tbk, Ilhamsyah Mahendra menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat dari keluarga besar panti asuhan. Ia berharap silaturahmi yang terjalin dapat terus berlanjut di masa mendatang.

“Terima kasih telah menerima kami dengan penuh kehangatan. Semoga kebersamaan ini membawa berkah dan silaturahmi kita terus terjalin,” ujarnya.

Ilham juga mengungkapkan bahwa industri pertimahan saat ini tengah menghadapi berbagai dinamika. Karena itu, ia memohon doa dari anak-anak panti agar PT Timah senantiasa diberi kelancaran dalam menjalankan usaha, terus berkembang, dan mampu memberikan kontribusi terbaik bagi bangsa, khususnya masyarakat Bangka Belitung.

Tak hanya di Pangkalpinang, kemarin Division Area Kundur PT TIMAH juga menggelar inisiatif Ramadan dengan membagikan takjil Ramadan bagi masyarakat di Sawang, Kundur, Kabupaten Karimun. (red/sumber www.timah.com).

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pemprov, DPRD, dan APH bersinergi awasi tata niaga TBS sawit. POLTAMNES .COM Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung bersama DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menyepakati pembentukan formulasi pengawasan harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit guna menjamin transparansi dan keadilan harga bagi petani mandiri. Kesepakatan tersebut dicapai dalam rapat penetapan indeks K TBS sawit yang digelar di Ruang Pertemuan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Babel, Rabu (6/5/2026). Rapat dihadiri Ketua DPRD Babel Didit Srigusjaya, perwakilan Kejaksaan Tinggi Babel, Polda Babel, serta pengurus Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo). Ketua DPRD Babel Didit Srigusjaya meminta pemerintah daerah segera membentuk tim pengawasan dan posko pengaduan setelah harga TBS ditetapkan. “Kita minta setelah harga ini ditetapkan, perlu segera dibentuk tim pengawasan dan juga posko pengaduan. Ini penting supaya kita tahu keluh kesah petani di lapangan seperti apa,” kata Didit. Menurutnya, pengawasan perlu melibatkan aparat penegak hukum guna menjaga stabilitas sektor pertanian yang saat ini menjadi salah satu penopang utama perekonomian daerah. “Jika harga di tingkat petani dimainkan oleh oknum, daya beli masyarakat akan langsung merosot. Pemerintah harus berdiri objektif di tengah; perusahaan tidak boleh rugi, tapi petani juga jangan sampai dizalimi oleh sistem yang tidak transparan,” ujarnya. Menanggapi hal tersebut, Kepala Bidang Perkebunan DPKP Babel Kurniawan mengatakan pihaknya tengah menyusun formulasi pengawasan yang lebih terpadu dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan. “Harapannya setelah ini kita akan menyusun formulasi agar pengawasan di lapangan lebih terpadu dengan melibatkan pihak Polda dan Kejati,” kata Kurniawan. Ia menjelaskan, masih terdapat tantangan dalam memberikan pemahaman kepada petani terkait rantai distribusi TBS. Pasalnya, harga yang ditetapkan pemerintah merupakan harga di tingkat pabrik, sementara harga yang diterima petani dipengaruhi sejumlah komponen distribusi. “Perlu dipahami bahwa harga yang ditetapkan ini adalah harga di pabrik. Dalam prosesnya, ada komponen lain seperti Delivery Order (DO) atau jasa pengepul yang memengaruhi harga bersih yang diterima petani,” ujarnya. Rapat juga menyepakati koordinasi antara Dinas Perindustrian dan Perdagangan, DPKP, serta pemerintah kabupaten/kota untuk memastikan penerapan indeks K dan harga TBS berjalan merata tanpa penyimpangan.
Politik

POLTAMNES .COM Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung bersama…