Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Bakuda Babel
Politik

Program Terbaru Indosat Bersama Rayakan Indah Ramadan 2024 , “Indosat Berkah Ramadan 2024”

5000
×

Program Terbaru Indosat Bersama Rayakan Indah Ramadan 2024 , “Indosat Berkah Ramadan 2024”

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Poltamnews.com | Pangkalpinang – Program Indosat mempersembahkan “Gerobak Berkah Ramadan” sebagai sebuah upaya pemberdayaan ekonomi marbot masjid di 57 lokasi.

Gerobak Ramadan ini adalah bagian dari upaya besar Indosat dalam upaya memberdayakan masyarakat Indonesia melalui dunia digital.

Hal ini diungkapkan SVP Head of Region Sumatera IOH, David Ferdinand, saat Media Update dan buka bersama puluhan wartawan di Hotel Santika, Pangkalan Baru, Kabupaten Bangka Tengah, Rabu (20/3/2024).

Melalui keterangan resmi Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH) menjelaskan terkait program Ramadan tahun ini melalui kampanye “Indosat Bersama Rayakan Indah Ramadan 2024” atau “Indosat Berkah Ramadan 2024”.

Kampanye ini merefleksikan komitmen Indosat
dalam merayakan momen suci Ramadan dengan berbagi keberkahan bersama seluruh
pemangku kepentingan.

“Kampanye ini sejalan dengan tujuan
besar kami dalam memberdayakan masyarakat Indonesia.”

Sebagai bagian dari kampanye Indosat Berkah Ramadan tahun ini, Indosat mempersembahkan program Gerobak Berkah sebagai sebuah dukungan nyata menggerakkan perekonomian masyarakat Indonesia yang difokuskan melalui marbot.

Inisiatif yang dilaksanakan di 57 lokasi di seluruh Indonesia ini didasari oleh aspirasi Indosat
untuk menjadikan masjid sebagai salah satu tempat pengembangan komunitas lokal dan
memperkuat ikatan sosial ekonomi di lingkungan sekitarnya.

Indosat juga mengajak pelanggan untuk berkolaborasi dalam kampanye Indosat Berkah
Ramadan melalui aplikasi myIM3 dan bima+.

Dengan menukar loyalty point milik mereka,
pelanggan dapat turut berkontribusi langsung dalam menggerakkan perekonomian lokal
dan berbagi keberkahan di bulan Ramadan.

“Melalui kampanye Indosat Berkah Ramadan ini, kami berharap dapat menciptakan dampak positif bagi kehidupan banyak orang. Kami percaya inisiatif yang baik ini akan turut memberikan kontribusi berkelanjutan bagi kesejahteraan masyarakat lokal, baik secara ekonomi maupun sosial.”

Ibadah dan Silaturahmi Lancar dengan Jaringan dan Layanan Indosat Ooredoo Hutchison
Selain merayakan indahnya Ramadan melalui aktivitas sosial, Indosat juga mendukung
kelancaran ibadan dan silaturahmi di bulan Ramadan dengan memastikan kesiapan
jaringan dan layanan bagi seluruh pelanggannya.

Dalam rangka menjaga kualitas layanannya sepanjang bulan Ramadan, Indosat telah
mengoptimalkan jaringannya di lokasi-lokasi prioritas seperti tempat ibadah, pusat
perbelanjaan, pasar, terminal bus, stasiun kereta, bandara, pelabuhan, maupun di sejumlah rute transportasi utama seperti jalan tol dan jalur kereta api.

Sejumlah base transceiver station (BTS) baru turut dibangun dan mobile BTS (MBTS) dimobilisasi untuk memperkuat jangkauan sinyal di berbagai lokasi penting. Tidak hanya itu, Indosat juga melakukan penambahan kapasitas layanan data di atas rata-rata trafik data harian.
Penambahan kapasitas ini menjadi langkah antisipatif Indosat menghadapi lonjakan trafik
data nasional selama periode Ramadan yang berpotensi naik sekitar 14% dibandingkan

“Masjid adalah pusat perkembangan komunitas. Di 57 lokasi, Indosat membantu modal dan fasilitas penunjang usaha bagi Marbot seperti gerobak usaha,” ujar David.

Menurut David, Ramadhan Makin Berkah dengan Berbagai Penawaran Menarik dari IM3 dan Tri Gerakan sosial yang dilakukan Indosat tak berhenti di situ. Melalui kedua brand-nya IM3 dan Tri, Indosat memberikan sederet program berisi penawaran menarik bagi pelanggannya.

Indosat melalui brand IM3 mengangkat fenomena sosial yang lekat dengan generasi muda dalam kampanye menyambut bulan Ramadan tahun ini. Melihat adanya fenomena generation gap yang terjadi di kalangan generasi muda, IM3 menghadirkan kampanye “Nyatakan Silaturahmi dengan Freedom Internet” sebagai upaya untuk menjadikan bulan Ramadhan sebuah momen yang tepat bagi masyarakat dalam merangkul jarak antar generasi dengan berbagai bentuk kegiatan silaturahmi.

Melalui kampanye ini, IM3 menghadirkan produk unggulan Freedom Internet 150GB seharga Rp150.000 (harga normal 350.000). (isk)

 

 

 

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pemprov, DPRD, dan APH bersinergi awasi tata niaga TBS sawit. POLTAMNES .COM Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung bersama DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menyepakati pembentukan formulasi pengawasan harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit guna menjamin transparansi dan keadilan harga bagi petani mandiri. Kesepakatan tersebut dicapai dalam rapat penetapan indeks K TBS sawit yang digelar di Ruang Pertemuan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Babel, Rabu (6/5/2026). Rapat dihadiri Ketua DPRD Babel Didit Srigusjaya, perwakilan Kejaksaan Tinggi Babel, Polda Babel, serta pengurus Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo). Ketua DPRD Babel Didit Srigusjaya meminta pemerintah daerah segera membentuk tim pengawasan dan posko pengaduan setelah harga TBS ditetapkan. “Kita minta setelah harga ini ditetapkan, perlu segera dibentuk tim pengawasan dan juga posko pengaduan. Ini penting supaya kita tahu keluh kesah petani di lapangan seperti apa,” kata Didit. Menurutnya, pengawasan perlu melibatkan aparat penegak hukum guna menjaga stabilitas sektor pertanian yang saat ini menjadi salah satu penopang utama perekonomian daerah. “Jika harga di tingkat petani dimainkan oleh oknum, daya beli masyarakat akan langsung merosot. Pemerintah harus berdiri objektif di tengah; perusahaan tidak boleh rugi, tapi petani juga jangan sampai dizalimi oleh sistem yang tidak transparan,” ujarnya. Menanggapi hal tersebut, Kepala Bidang Perkebunan DPKP Babel Kurniawan mengatakan pihaknya tengah menyusun formulasi pengawasan yang lebih terpadu dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan. “Harapannya setelah ini kita akan menyusun formulasi agar pengawasan di lapangan lebih terpadu dengan melibatkan pihak Polda dan Kejati,” kata Kurniawan. Ia menjelaskan, masih terdapat tantangan dalam memberikan pemahaman kepada petani terkait rantai distribusi TBS. Pasalnya, harga yang ditetapkan pemerintah merupakan harga di tingkat pabrik, sementara harga yang diterima petani dipengaruhi sejumlah komponen distribusi. “Perlu dipahami bahwa harga yang ditetapkan ini adalah harga di pabrik. Dalam prosesnya, ada komponen lain seperti Delivery Order (DO) atau jasa pengepul yang memengaruhi harga bersih yang diterima petani,” ujarnya. Rapat juga menyepakati koordinasi antara Dinas Perindustrian dan Perdagangan, DPKP, serta pemerintah kabupaten/kota untuk memastikan penerapan indeks K dan harga TBS berjalan merata tanpa penyimpangan.
Politik

POLTAMNES .COM Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung bersama…