Poltamnews com | KOTA METRO
Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Metro, selenggarakan Deklarasi Damai Pemilu 2024
telah menerjunkan seluruh anggota guna mendeteksi potensi pelanggaran Pemilu hingga ke pelosok kota Metro.
Bawaslu mengajak seluruh Partai Politik (Parpol) peserta Pemilu menjaga komitmennya dalam pelaksanaan Deklarasi kampanye damai Pemilu 2024,acara tersebut berlangsung di Lapangan Samber Park Metro Pusat, Kota Metro, Selasa (21/11/2023).
Terpantau hadir dalam acara tersebut, Walikota Metro, Sekda Kota Metro, Wakil Ketua II DPRD, Dandim 0411/KM, Kapolres Metro, Ketua KPU, Ketua Bawaslu, Kepala Kesbangpol, Partai Politik Peserta Pemilu, serta para tamu undangan.
Sementara itu Walikota Metro, Wahdi Siradjudin berharap pesta demokrasi 2024 dapat berjalan aman dan kondusif. Menurutnya, persatuan dan kesatuan bangsa
merupakan prioritas dari hasil pelaksanaan pemilu.
“Pada hari ini Bawaslu bersama- sama pemerintah kota metro dan Forkompinda beserta 14 partai politik dari 18, sudah menandatangani deklarasi dan sudah mengucapkan kata-kata deklarasi kampanye pemilu damai 2024,” ungkapnya.
Semoga pesta demokrasi dapat membawa masyarakat kita bahagia dan senang, bahwa inilah demokrasi. Kenyataannya, dinamika, perbedaan selalu ada tetapi kita kuat menjaga persatuan dan kesatuan.
Kemudian itu, Wahdi Siradjudin juga menyampaikan bahwa
kampanye damai pemilu 2024 sebagai sarana perekat persatuan khususnya di
Bumi Sai Wawai.
“Perekat persatuan, itu yang paling penting. Harapan kedepannya tentu damai, karena deklarasi kan untuk damainya. Harapannya kedepan dari yang terpilih ya tentu itu Kader-kader bangsa yang dapat membangun bangsa terkhusus di kota Metro,” tandasnya.
Sementara itu di tempat sang sama Ketua Bawaslu Kota Metro Badawi Idham, menyampaikan bahwa,
Semua Parpol dan calon bisa berkampanye secara aman damai dan masyarakat berbahagia dengan pesta rakyat 2024.
Setelah itu, Usai kegiatan Deklarasi Kampanye Damai Pemilu 2024. Badawi mengungkapkan, pihaknya bakal melakukan pengawasan mulai dari awal pelaksanaan kampanye hingga akhir Pemilu. Tak hanya itu, pelanggaran pemilu berupa praktek money politik juga tak luput dari sasaran pengawasan Bawaslu Kota Metro.
“Bawaslu Kota Metro akan melakukan pengawasan mulai dari tahap Awal kampanye tanggal 28 November hingga 10 Februari 2023 Untuk money politik itu menjadi prioritas pengawasan Bawaslu,” Ia mengaku telah menerjunkan seluruh anggotanya di tingkat Kota hingga Kecamatan mendeteksi dan melaporkan temuan praktik money politik oleh peserta pemilu maupun tim suksesnya.
“Kita sudah menginstruksikan kepada Panwascam untuk bekerja, kalau tidak ada laporan, bisa juga lewat temuan. Bawaslu akan bersikap tegas jika menemukan oknum yang melakukan money politik,”ucapnya.
Terkait dengan pengawasan di
media sosial, Bawaslu berencana membentuk kelompok kerja (Pokja) pengawasan Medsos.
“Yang nantinya ada Pokja tersendiri yang untuk media sosial, dan itu masih kita rencanakan pembentukan khusus untuk tim yang memantau soal informasi yang diduga bentuk pelanggaran pemilu,” pungkasnya. (Jjs).

















