Poltamnews.com, BANGKA SELATAN – Klenteng Dewi Sinmu Toboali, Kabupaten Bangka Selatan, menggelar sembahyang rebut untuk arwah para leluhur, Selasa (29/8/2023) malam.
Pelaksanaan sembahyang rebut di Klenteng Dewi Sinmu Toboali ini, jatuh pada tanggal lima belas bulan tujuh Imlek, bertepatan dengan tanggal 30 Agustus 2023.
Klenteng Dewi Sinmu Toboali yang diketuai oleh Jimi atau yang sering disapa Abot, melalui pengurus klenteng mengatakan bahwa masyarakat Tionghoa percaya Bulan Hantu (Zhong Yuan).
Menurut dia, kegiatan ini merupakan kebudayaan etnis Tionghoa dalam menghormati para leluhur. Tradisi ini sudah turun temurun karena gerbang alam baka terbuka lebar.
“Ada banyak larangan saat adanya Festival Bulan Hantu (Zhong Yuan),” ujar pengurus kelenteng Dewi Sinmu.
Ia menjelaskan, menurut kepercayaan etnis Tionghoa, kegiatan sembahyang rebut ini bertujuan untuk menolak balak atau menolak sial.
“Sembahyang rebut pada tradisi orang Tionghoa percaya bahwa arwah leluhur berkeliaran bebas di tempat manusia,” jelasnya.
Ia menambahkan, ritual seperti ini memang lazim dilakukan oleh etnis Tionghoa dengan kepercayaan Konghucu. Dalam ritual ini juga disiapkan beberapa sesajen seperti, makanan ringan, buah-buahan, sayur mayur dan makanan lainnya.
“Sesembahan ini tujuannya untuk menolak balak sekaligus menciptakan kedamaian,” tutupnya.
(Hendrik)

















