Bangka Belitung,Poltamnews.com – Di dampingi sang istri tercinta Firstya Andrean Gitrias Dandim 0413/Bangka Mengatakan satu hal yang tidak pernah bisa habis dijaga yakni kekayaan energi sosial dan energi kesatuan di Indonesia.
Dengan kita bersatu,serta dengan cinta tanah air membuat Indonesia dapat merdeka, bebas dari belenggu penjajahan.
Di sampaikan oleh Dandim 0413 /Bangka, Letkol Arm Firstya Andrean Gitrias dalam memaknai Hari kemerdekaan republik Indonesia yang mana hari ini adalah Hari Ulang Tahun (HUT) ke-78 yang saat ini kita rayakan,” pungkasnya.
Dengan energi kesatuan itu terbukti dari massa sebelum kemerdekaan RI sempat menonjolkan kedaerahan dan kewilayahan masing-masing. Tetapi semua berbeda setelah kita bersatu dan berhasil dalam merebut kemerdekaan RI.
“Jadi Indonesia dari dahulu sudah sangat terkenal dengan sumber kekayaan alam hayati dan non hayati, gas, minyak, timah. Akan tetapi itu akan ada masanya kekayaan alam dan kecenderungan. Saat ini sisa cadangan alam itu sangat menipis,” tambah Dandim 0413 Bangka.
“Kita belajar dengan kemerdekaan dari dahulu Indonesia di perebutkan dari berbagai kepentingan untuk bisa menguasai kekayaanya. Tetapi satu hal tidak pernah habis dijaga, yaitu kekayaan energi sosial dan energi kesatuan bangsa Indonesia,” katanya.
AKMIL Lulusan tahun 2000 ini dalam menjaga jiwa nasionalisme, cinta tanah air menjadi tugas TNI dan semua Warga Negara Indonesia dengan berbagai perkembangan dan teknologi semakin canggih yang harus dapat dikuasai.
“Saya sangat mengakui era zaman sudah banyak yang berubah, generasi bertumbuh pesat, semakin canggih. Semua serba canggih. Sekiranya Saya boleh menitipkan pesan sesuai dengan Undang-undang 1945, UU 3 tahun 2002, UU 34 tahun 2004 sudah jelas.Menyebutkan bahwa bela negara, adalah hak dan kewajiban seluruh warga negara Indonesia, termasuk instansi dan kelembagaan,”tegasnya
Dalam menjaga serta mengisi kemerdekaan ini menurutnya, dapat dilakukan oleh berbagai pihak, baik dari peran pada media menjadi senjata utama pada saat ini, dalam menyiarkan kebaikan. (red).

















