Poltamnews, Bangka Selatan – Dinas Kesehatan (Dinkes), dalam upaya penanggulangan dan pencegahan penyakit Infeksi Menular Seksual (IMS) dan HIV/AIDS 2023 di kabupaten Bangka Selatan.
Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), Slamet Wahidin, saat dikonfirmasi Wartawan di ruang kerjanya, Senin, (10/7/2023).
Saat ini, total jumlah yang terjangkit HIV/AIDS, berjumlah 26 orang dan Infeksi Menular Seksual (IMS) berjumlah 7 orang, di Kabupaten Bangka selatan.
Ia menjelaskan, untuk penangan HIV/AIDS tersebut khususnya dibangka Selatan, harus segera di obati, untuk penderita yang positif tertular HIV/AIDS dilakukan prinsip menerima kenyataan, harus berobat seumur hidup dalam pengobatan pemerintah Support hal tersebut (Konseling), bisa dilakukan dirumah masing – masing, dengan dilakukan pembinaan, atau pengarahan, jelas dia.
Lain halnya untuk Infeksi Menular Seksual (IMS), penyakit yang ditimbulkan gejalanya sakit saat buang air kecil dengan ciri – ciri kencing bernanah atau berdarah, ungkapnya.
Dalam hal ini, Slamet menyampaikan, ciri -ciri yang tertular HIV/AIDS sering mengalami sakit berulang- ulang, diare, disebabkan menurunnya sistem kekebalan tubuh sehingga mudah terkena penyakit, pungkasnya.
Selanjutnya, Slamet mengatakan diwajibkan Ibu – Ibu hamil melakukan pemeriksaan untuk mengantisipasi gejala penularan penyakit HIV/AIDS.
“Untuk itu ia menghimbau kepada masyarakat kabupaten Bangka Selatan harus tetap ‘waspada’, karena penyakit HIV/ AIDS yang jelas disebabkan oleh hubungan seksual diluar nikah atau bukan pasangan Sah,” tegasnya.
(HEN)

















