PN.COM|PANGKALPINANG – Bawaslu Provinsi Kepulauan Bangka Belitung bersama KPU Provinsi Kepulauan Bangka Belitung melakukan uji petik Daftar Pemilih Berkelanjutan (DPB) dari KPU Bangka Belitung (Babel).
Uji Petik tersebut menyasar wilayah perbatasan di Kabupaten Bangka, Kabupaten Bangka Tengah dan Kota Pangkalpinang dengan memfaktual kategori pemilih yang meninggal, pemilih datang, pindah keluar, dibawah umur, pemilih pindah masuk, hingga kategori pemilih pemula,
“Kita ada 85 sampel yang akan difaktualkan dan terdiri dari beberapa kategori data pemilih, sasaran kita adalah wilayah perbatasan,” jelas Edi Irawan Ketua Bawaslu Babel saat menyampaikan kata pembuka sebelum uji petik dimulai, Jumat (24/06/2022).
Dalam Uji Petik tersebut masih banyak warga yang belum dapat ditemui lantaran identitas pemilih yang tidak lengkap dan identitas yang tak dikenal oleh aparatur desa setempat.
Sementara Ketua KPU Babel Davitri mengaku ada 971.104 Daftar Pemilih Berkelanjutan di Babel hingga Bulan Mei Tahun 2022,
“Kita sudah mulai tahapan sejak 14 Juni lalu, dan data itu sudah kami dapatkan sejak Bulan Mei atau Bulan berjalan,” papar Davitri.
Ketua KPU Babel itu juga mengajak seluruh stakeholder penyelenggaraan pemilu untuk bersinergi dalam menyukseskan tahapan pemilu dan pemilihan Tahun 2024.
Dari pantauan Tim Humas Bawaslu Babel terdapat 9 Tim dalam Uji Petik ini, dengan menyasar rumah warga yang masuk dalam Daftar Pemilih Berkelanjutan.
Masing-masing Tim didampingi oleh Ketua RT atau Kepala Dusun untuk berkoordinasi dengan aparatur desa di Kecamatan setempat.
Hasil dari Uji Petik ini nantinya akan direkap oleh Bawaslu Babel untuk selanjutnya menjadi bahan rekomendasi dalam penyusunan Daftar Pemilih Berkelanjutan.
Penulis : Jazzkyanda

















