Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Bakuda Babel
Kota Pangkalpinang

Pemkot Pangkalpinang Genjot Promosi Durian Cumasi, Bidik Jadi Ikon Kuliner Nasional

0
×

Pemkot Pangkalpinang Genjot Promosi Durian Cumasi, Bidik Jadi Ikon Kuliner Nasional

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Poltamnews.com | Pangkalpinang  – Pemerintah Kota Pangkalpinang mulai menggenjot promosi durian Cumasi agar menjadi ikon kuliner khas Bangka Belitung. Upaya itu diwujudkan melalui penyelenggaraan Bazaar Cumasi Durian Babel 2026 di Gedung Destar Point, Selasa (5/7/2026).

Wali Kota Pangkalpinang Prof Saparudin atau Prof Udin mengatakan bazar tersebut digelar untuk memperkenalkan durian Cumasi kepada masyarakat yang lebih luas, sekaligus memperkuat identitas kuliner daerah.

«”Melalui bazar ini kita ingin nama Cumasi bergema, tidak hanya di Pangkalpinang dan Bangka Belitung, tetapi juga dikenal di Indonesia,” kata Saparudin.

Menurutnya, durian Cumasi memiliki cita rasa khas yang mampu bersaing dengan durian dari berbagai daerah, bahkan luar negeri. Karena itu, promosi yang berkelanjutan dinilai menjadi langkah penting untuk meningkatkan daya saing produk lokal.
Saparudin menjelaskan, durian Cumasi sebelumnya hanya tumbuh di kebun masyarakat.
Namun, setelah dilakukan pengembangan bibit oleh Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, komoditas tersebut kini mulai dibudidayakan petani di sejumlah wilayah.
“Sekarang durian Cumasi sudah berkembang cukup pesat dan mulai dipasarkan ke berbagai daerah seperti Jakarta, Bandung hingga Yogyakarta,” ujarnya.

Meski bukan daerah penghasil durian, Pangkalpinang dinilai memiliki posisi strategis sebagai pusat perdagangan dan pemasaran durian dari berbagai daerah di Bangka Belitung.
Atas dasar itu, Pemkot menjadikan Destar Point sebagai lokasi tetap bazar sekaligus mengembangkan kawasan tersebut menjadi pusat UMKM dan destinasi wisata kuliner.

«”Ke depan, setiap musim durian bazar Cumasi akan kita pusatkan di Destar Point agar menjadi destinasi wisata kuliner durian di Pangkalpinang,” katanya.

Bazaar Cumasi Durian Babel 2026 berlangsung hingga 12 Juli 2026. Kegiatan ini melibatkan pelaku UMKM, pedagang durian lokal, serta mendapat dukungan dari Bank Indonesia, Bank Sumsel Babel, BPS, dan sejumlah instansi lainnya. (red)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *