Poltamnews.com CILEGON – Kepala SMAN 4 Kota Cilegon, Beben Dian Subandi, M.Pd, menjelaskan bahwa sistem penerimaan murid baru (SPMB) tingkat SMA tahun 2026 di Provinsi Banten mengalami sejumlah perubahan dibandingkan tahun sebelumnya.
Hal ini mengacu pada Keputusan Gubernur Banten Nomor 141 Tahun 2026 tentang petunjuk teknis pelaksanaan SPMB untuk SMA, SMK, dan SKh.
Salah satu perubahan utama adalah diberlakukannya tahapan pra-SPMB yang wajib diikuti oleh seluruh calon peserta didik baru.
Di tahun ini ada pra-SPMB atau tahap persiapan yang wajib diikuti.
“Calon siswa harus mengunggah beberapa dokumen seperti kartu keluarga, nilai rapor, serta bukti prestasi akademik maupun non-akademik untuk diverifikasi,” ujar Beben.
Ia menjelaskan, terdapat beberapa jalur penerimaan dalam SPMB 2026.
Pertama, jalur domisili yang terbagi menjadi dua, yakni domisili lingkungan berdasarkan radius 0–500 meter dan 0–1000 meter dari sekolah, serta domisili wilayah yang mencakup kecamatan atau irisan beberapa kecamatan sesuai ketetapan Dinas Pendidikan.
Kedua, jalur afirmasi yang diperuntukkan bagi siswa dari keluarga kurang mampu, seperti pemegang Kartu PKH dan PIP.
Ketiga, jalur prestasi yang terbagi menjadi prestasi akademik dan non-akademik.
Untuk jalur akademik, penilaian berdasarkan 70 persen nilai rata-rata rapor dan 30 persen nilai Tes Kemampuan Akademik (TKA).
“Sedangkan non-akademik mencakup prestasi di bidang olahraga, seni, budaya, dan kegiatan lain seperti OSN, O2SN, dan FLS2N,” jelasnya.
Selain itu, tersedia juga jalur mutasi yang diperuntukkan bagi siswa dengan orang tua yang berpindah tugas, baik dari kalangan pegawai swasta, TNI, maupun Polri.
Beben menegaskan bahwa pra-SPMB bersifat wajib, jika tidak mengikuti tahap ini maka calon siswa tidak dapat melanjutkan ke proses pendaftaran di jalur manapun.
Pra-SPMB ini bertujuan untuk mendata lulusan SMP dan MTs yang akan melanjutkan ke jenjang pendidikan menengah.
“Waktunya cukup panjang, mulai 20 April hingga 31 Mei 2026,” katanya.
Ia pun mengimbau kepada orang tua dan siswa untuk memanfaatkan waktu tersebut dengan baik serta memastikan data yang diunggah sudah benar.
Sebagai bentuk dukungan, pihak SMAN 4 Kota Cilegon juga membuka layanan bantuan bagi masyarakat yang mengalami kesulitan dalam proses pendaftaran.
“Kami siap membantu. Orang tua atau siswa bisa datang langsung ke SMAN 4 Kota Cilegon dan berkoordinasi dengan panitia SPMB,” tutupnya.
SUKARDI.

















