Poltamnews.com SYDNEY — Kedatangan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto di Sydney, Australia, disambut dengan penuh antusias oleh diaspora Indonesia yang telah lama menetap di Negeri Kanguru tersebut.
Suasana haru dan bangga tampak menyelimuti para warga Indonesia yang berbondong-bondong hadir untuk menyambut langsung kehadiran Presiden di halaman hotel tempat beliau menginap, Selasa (11/11/2025).
Salah satu perwakilan diaspora, Nines, yang telah tinggal di Sydney selama lebih dari 50 tahun, mengaku sangat bahagia mendapatkan kesempatan untuk bertemu langsung dengan Presiden Prabowo.
“Gembira sekali, very exciting,” ujar Nines dengan senyum semringah.
Ia menuturkan, dirinya bersama teman-teman diaspora telah menyiapkan lagu-lagu kebangsaan Indonesia untuk menyambut Presiden, sebagai bentuk cinta tanah air dan dukungan terhadap kepemimpinan Prabowo.
“Kami menyiapkan lagu Maju Tak Gentar dan Indonesia Raya,” ungkapnya penuh semangat.
Sementara itu, Yunkurnia, mantan staf Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Sydney, turut menyampaikan harapan besar kepada Presiden Prabowo agar senantiasa menjalankan amanah rakyat dengan sebaik-baiknya.
“Semoga Bapak Prabowo menyampaikan aspirasi rakyat Indonesia dan menjalankan amanah yang telah diberikan rakyat saat ini,” tutur Yunkurnia.
Ia juga berharap agar Presiden Prabowo dapat terus menjadi pemersatu bangsa dan memastikan seluruh rakyat Indonesia merasakan keadilan dan kesetaraan.
“Harapan kami kepada Pak Prabowo, semoga beliau membuat rakyat Indonesia sejajar merasakan keindahan dan keseragaman Indonesia.
“Tidak ada lagi gap antara rakyat kecil dengan para pejabat,” tambahnya.
Menutup pertemuan hangat tersebut, Nines dan Yunkurnia kompak menyampaikan doa bagi kesehatan dan keselamatan Presiden.
“Semoga Pak Prabowo sehat selalu,” ucap mereka serempak.
Diketahui, Presiden Prabowo akan memulai rangkaian kunjungan kenegaraan di Australia dengan agenda pertemuan bilateral bersama Perdana Menteri Australia Anthony Albanese pada Rabu (12/11/2025).
Kunjungan ini dijadwalkan berlangsung satu hari, mencakup pertemuan tête-à-tête atau empat mata dengan PM Albanese serta upacara kenegaraan yang akan dipimpin oleh Gubernur Jenderal Australia Sam Mostyn.
Fokus utama kunjungan kenegaraan tersebut adalah memperkuat kerja sama bilateral di bidang perdagangan, investasi, pendidikan, dan kemitraan industri, sekaligus mempererat hubungan strategis antara Indonesia dan Australia.
SUKARDI.

















