Poltamnews.com JAKARTA — Kondisi pasar tenaga kerja Indonesia terus menunjukkan tren positif, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah penduduk bekerja pada Agustus 2025 mencapai 146,54 juta orang, meningkat 1,90 juta orang dibandingkan tahun sebelumnya.
Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS, Moh. Edy Mahmud, mengungkapkan bahwa Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) turun dari 4,91 persen menjadi 4,85 persen.
“Penurunan ini diikuti dengan meningkatnya proporsi pekerja penuh waktu, menandakan kualitas lapangan kerja kita semakin baik,” katanya dalam rilis BPS di Jakarta, Selasa (05/11/2025).
Perbaikan tersebut juga didorong oleh sektor-sektor utama penyerap tenaga kerja.
Pertanian masih menjadi kontributor terbesar dengan 28,15 persen, diikuti perdagangan besar dan eceran (18,73 persen) serta industri manufaktur (13,86 persen) yang menunjukkan pemulihan produksi nasional.
BPS mencatat dari 218,17 juta penduduk usia kerja, sekitar 154 juta orang termasuk dalam angkatan kerja, dengan TPAK mencapai 70,59 persen.
Selain peningkatan jumlah pekerja, kualitas pekerjaan juga membaik.
Jumlah pekerja penuh waktu meningkat, sedangkan pekerja paruh waktu dan setengah pengangguran mengalami penurunan.
Hal ini menunjukkan pasar tenaga kerja Indonesia semakin stabil dan adaptif terhadap perubahan ekonomi global.
SUKARDI.

















