Poltamnews.com CILEGON – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Cilegon menunjukkan komitmennya dalam mendukung kreativitas generasi muda melalui kegiatan pelatihan dan pemutaran film perdana karya anak-anak muda Cilegon.
Acara ini merupakan hasil dari program pelatihan perfilman yang digelar selama tujuh bulan di Balai Budaya Kota Cilegon.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Cilegon, Drs. Hj. Heni Anita Susila, M.Pd, menjelaskan bahwa kegiatan ini menjadi wadah bagi remaja dan pemuda Cilegon yang memiliki minat di dunia perfilman untuk belajar langsung dari para profesional.
“Anak-anak muda ini dilatih oleh coach Darwin Mahesa dari Crimat Picture yang kompetensinya di bidang perfilman sudah tidak diragukan lagi.
“Mereka belajar dari dasar, mulai dari penyutradaraan, sinematografi, penulisan skenario, hingga produksi film,” ujar Heni, Jum’at malam (31/10/2025).
Film yang ditayangkan pada malam pemutaran perdana ini menjadi hasil nyata dari kerja keras para peserta selama masa pelatihan.
Menariknya, film tersebut mengangkat budaya lokal “Pantun Bambu”, sebuah kesenian tradisional khas Cilegon, yang dikemas dalam genre horor.
Menurut Heni, langkah ini tidak hanya membangun kreativitas, tetapi juga menjadi upaya pelestarian budaya daerah agar tidak terlupakan oleh generasi muda.
“Film ini sangat kami apresiasi, karena selain menjadi hasil karya anak muda, juga membawa pesan pelestarian budaya. Harapannya, generasi muda Cilegon semakin mencintai dan mengenal kembali kesenian tradisional daerahnya,” tambahnya.
Dindikbud Kota Cilegon sendiri berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan perfilman lokal.
Bahkan, selama masa pelatihan, para peserta dan pelatih mendapatkan dukungan penuh dari dinas, termasuk pemberian honor bulanan bagi pelatih.
“Kami tidak akan berhenti mensuport kegiatan seperti ini. Mudah-mudahan, setelah karya perdana ini, akan lahir film-film lain yang lebih baik lagi dari anak-anak muda berbakat Cilegon,” pungkas Heni.
SUKARDI.

















