Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Bakuda Babel
Kota Pangkalpinang

Walikota Pangkalpinang Prof. Saparudin Hadiri Perayaan Hari Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Nasional di SMA Negeri 2

0
×

Walikota Pangkalpinang Prof. Saparudin Hadiri Perayaan Hari Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Nasional di SMA Negeri 2

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Poltamnews.com | Pangkalpinang – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Pangkalpinang menggelar Seminar Nasional dengan tema “Transpormasi PGRI Menguatkan Peran Guru sebagai Garda Terdepan Menuju Indonesia Emas” yang diselenggrakan di Aula SMADA, Kamis (30/10/2025).

Dalam sambutannya ketua Umum PGRI Pusat yang diwakili oleh Prof Dodi Wahyudi mengatakan bahwa PGRI adalah satu-satunya organisasi yang tergabung dalam Education Internasional yang berkumpul dalam 38 organisasi di seluruh dunia.

“PGRI adalah satu satunya yang tergabung disitu. Dan kami juga berkomitmen PGRI akan tetap berada dalam barisan pemerintah. PGRI itu adalah organisasi yang profesional, perjuangan guru- guru kita sekarang ini lebih berat, karna anak anak kita sudah mengenal tekhnologi dan informasi nya lebih cepat,” ucapnya.

Ia mengungkapkan jika PB PGRI sudah melakukan MOU dengan Kepolisian RI yang dihadiri langsung oleh Kapolri yang bertujuan mendorong Undang-undang perlindungan guru.

“Saya berharap guru-guru di Indonesia khususnya di Pangkalpinang bisa semangat dalam menjalankan profesionalisme nya.  Jadilah guru yang memiliki kecerdasan Intelektual, kecerdasan Spiritual, Kecerdasan Sosial, Adversity Quation dan senantiasa reformasi diri untuk menjaga reputasi diri dan profesi guru serta mampu beradaptasi dengan perkembangan globalisasi,” ucapnya.

Sementara itu, Walikota Pangkalpinang, Prof. Saparudin mengatakan jika dirinya akan memperjuangkan apa yang menjadi harapan dari para guru yang ada di Kota Pangkalpinang, khususnya terkait TPP.

“Saya jadi Walikota ini baru 15 hari, saya sehari cuma tidur 3-4 jam karna memikirkan TPP guru ini, maunya pasti TPP nya naik. Dihari ulang tahun PGRI ke 80 ini, sejak tahun 1990, saya sudah merasakan gimana senang susahnya jadi guru,” katanya.

Dirinya juga menegaskan jika
Hari ini tekhnologi merekam apapun yang dilakukan, sehingga ia menekankan pentingnya guru-guru dalam bermedia sosial. Karna kebenaran yang disimpulkan oleh Artificial Inteligen (AI) adalah kesimpulan banyak orang.

“Jadi mari kita membuat kebaikan di Media Sosial, jangan membuat hal hal dan koment yang jelek jelek,” tegasnya.
(red).

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *