Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Bakuda Babel
BeritaJakarta

Berantas Mafia dan Kebocoran Negara, Presiden Prabowo : Tidak Ada Pemerintah Dalam Pemerintah

0
×

Berantas Mafia dan Kebocoran Negara, Presiden Prabowo : Tidak Ada Pemerintah Dalam Pemerintah

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Poltamnews.com Jakarta – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk membongkar praktik mafia dan kebocoran kekayaan negara yang menggerogoti kedaulatan ekonomi nasional.

Pesan itu disampaikan dalam acara pemusnahan barang bukti narkoba di Lapangan Bhayangkara, Mabes Polri, Jakarta, Rabu (29/10/2025).

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo memberikan apresiasi kepada Polri yang berhasil menyita 214,84 ton narkotika senilai Rp29,37 triliun selama satu tahun terakhir.

Menurutnya, keberhasilan ini setara dengan penyelamatan 629 juta jiwa dari potensi kerusakan akibat narkoba.

“Ancaman terhadap bangsa dan negara ada di depan mata. Ada yang bersifat fisik, psikologis, politis, dan yang tidak kalah berbahaya adalah ancaman narkoba,” kata Prabowo.

Ia menegaskan bahwa salah satu fokus utama pemerintahannya adalah menghentikan kebocoran kekayaan negara.

“Kalau kekayaan kita terus bocor, bangsa ini akan gagal. Ibarat tubuh manusia, darah yang terus keluar membuat tubuh mati,” ujarnya.

Sejak dilantik, Prabowo mengaku telah memberi mandat khusus kepada Kapolri untuk memimpin tiga misi besar: memberantas narkoba, penyelundupan, dan judi online.

“Saya tidak menitip satu pun pejabat. Tidak ada titipan keluarga, tidak ada titipan ponakan. Saya hanya titip tiga hal: berantas narkoba, berantas penyelundupan, dan berantas judi online,” tegasnya.

Lebih lanjut, Prabowo menegaskan pentingnya kerja sama lintas lembaga negara Polri, TNI, Kejaksaan, BPK, KPK, dan lainnya dalam menjaga integritas pemerintahan tanpa ego sektoral.

Ia juga memperingatkan adanya kelompok yang berupaya menyalahgunakan kekuasaan untuk kepentingan pribadi.

“Tidak boleh ada pemerintah dalam pemerintah. Tidak boleh ada mafia dalam pemerintahan. Tidak boleh ada orang pintar yang merasa bisa mengakali rakyat dan pemimpin politik,” ujarnya.

“Mereka yang mencuri uang rakyat akan kita bongkar sampai ke akar-akarnya,” tegasnya.

Menurut Prabowo, pemberantasan mafia pemerintahan bukan sekadar isu moral, tetapi juga prasyarat kebangkitan ekonomi nasional.

“Dengan menutup kebocoran anggaran, kita bisa menghemat triliunan rupiah untuk sektor yang benar-benar dibutuhkan rakyat seperti pendidikan, kesehatan, dan ketahanan pangan,” tutup Presiden.

SUKARDI.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *