Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Bakuda Babel
BeritaDaerah

Program Makan Bergizi Gratis Resmi Dimulai di SDN 02 Masigit Cilegon

0
×

Program Makan Bergizi Gratis Resmi Dimulai di SDN 02 Masigit Cilegon

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Poltamnews.com || CILEGON — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari pemerintah pusat resmi mulai dijalankan di SDN 02 Masigit, Kota Cilegon, Rabu (03/09/2025).

Antusiasme siswa dan orang tua menyambut program ini terlihat tinggi sejak hari pertama pelaksanaan.

Kepala Sekolah SDN 02 Masigit, Halimatusyakdiyah, menyampaikan apresiasinya atas dimulainya program MBG yang telah lama dinantikan oleh masyarakat, khususnya di lingkungan sekolahnya.

“Alhamdulillah, SDN 02 Masigit menjadi salah satu sekolah yang mendapat bagian dari program ini. Antusias anak-anak luar biasa, dan kami sangat bersyukur,” ujar Halimatusyakdiyah saat ditemui usai kegiatan.

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Presiden RI atas inisiasi program tersebut, serta kepada Pemerintah Kota Cilegon dan Dinas Pendidikan, khususnya Kepala Dinas Pendidikan Kota Cilegon, Heni, atas dukungan dan koordinasi yang baik dalam pelaksanaannya.

Menurut Halimatusyakdiyah, MBG sangat dirasakan manfaatnya oleh para siswa dan keluarga. Para orang tua, kata dia, bahkan telah lama menantikan kabar dimulainya program ini.

“Orang tua sangat senang dan sering bertanya, ‘Bu, kapan mulai dapat MBG?’ Saat berita itu datang, mereka bersyukur sekali. Ini bentuk perhatian pemerintah yang sangat dirasakan, terutama bagi keluarga yang mungkin kesulitan menyediakan sarapan setiap hari,” jelasnya.

Namun, pelaksanaan MBG di hari-hari awal tidak lepas dari tantangan. Salah satunya adalah keterlambatan distribusi makanan ke sekolah.

“Awalnya makanan datang jam 3 sore, padahal anak-anak sudah pulang sejak pukul 12.30. Hari kedua datang jam 14.30. Tapi kami maklumi, karena posisi sekolah kami di ujung rute distribusi,” ujarnya.

Ia berharap distribusi makanan bisa dilakukan lebih pagi, idealnya sebelum pukul 09.00 WIB, agar siswa bisa makan bersama sebelum waktu istirahat, dan belum sempat membeli makanan lain.

“Kalau bisa datang sebelum jam istirahat sekitar jam 09.00, anak-anak belum jajan dan bisa menikmati makanan bersama-sama, itu lebih efektif,” tambahnya.

Selain itu, Halimatusyakdiyah juga menyampaikan masukan terkait variasi menu makanan. Menurutnya, penting untuk menjaga selera makan anak agar program berjalan optimal.

“Namanya anak-anak, kadang bosan juga kalau menunya monoton. Misalnya tempe, kalau bisa tidak hanya digoreng biasa, tapi divariasikan. Tapi secara umum kami tetap semangat dan bersyukur, karena kami tahu perjuangan para petugas dapur luar biasa, mulai masak jam 2 dini hari,” tuturnya.

Ia pun berharap program MBG ini dapat terus dilanjutkan dan semakin baik dalam pelaksanaannya.

“Program ini luar biasa dan sangat membantu masyarakat dari semua kalangan. Makan bersama teman juga memberi semangat baru bagi anak-anak. Harapan kami, program ini tetap dilanjutkan dan diperbaiki dari waktu ke waktu,” pungkasnya.

SUKARDI.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *