Poltamnews.com || SERANG — Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80 di Desa Bojonegara Kecamatan Bojonegara Kabupaten Serang Banten berlangsung meriah dan penuh semangat.
Rangkaian kegiatan Panitia Hari Besar Nasional (PHBN) Desa Bojonegara yang dimulai sejak 27 Juli hingga 17 Agustus 2025 ditutup dengan puncak acara berupa karnaval akbar yang diikuti oleh delapan kampung di wilayah desa tersebut.
Ketua PHBN Desa Bojonegara, Nirwan Kurniawan, menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas antusiasme masyarakat yang luar biasa.
“Kegiatan pagi ini kita mulai dengan karnaval tingkat desa, antusias warga sangat luar biasa, setiap kampung menampilkan kreativitas dan kekompakan masing-masing pokoknya meriah,” ujarnya, Minggu (17/08/2025).
Karnaval dimulai pukul 08.00 WIB setelah pelaksanaan upacara bendera HUT RI ke-80.
Masyarakat dari delapan kampung turun ke jalan mengenakan berbagai kostum unik dan membawa ornamen-ornamen tematik yang mencerminkan budaya, sejarah, serta isu kekinian.
Tak hanya karnaval, PHBN Desa Bojonegara juga menggelar berbagai perlombaan sejak akhir Juli, seperti voli putra dan putri, sepak bola usia 15 tahun, catur, kasti, serta kegiatan jalan santai.
Menurut Nirwan, malam puncak menjadi momen yang paling dinanti karena selain pengumuman pemenang lomba, juga disediakan berbagai doorprize menarik, mulai dari kipas angin, mesin cuci, hingga kulkas.
“Kami sangat mengapresiasi perusahaan-perusahaan yang berada di wilayah Bojonegara atas partisipasi mereka dalam mendukung kegiatan ini, terutama dalam bentuk doorprize,” tambah Nirwan.
Dalam kegiatan karnaval, penilaian dilakukan secara objektif oleh tim juri dari DPC Gabungnya Wartawan Indonesia (GWI) Kota Cilegon, yang terdiri dari empat orang. Hasil penilaian menetapkan:
Juara 1: Kampung Gunung Santri
Juara 2: Kampung Lumalang
Juara 3: Kampung Beji
Nirwan juga menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh panitia, anggota Karang Taruna, serta masyarakat Desa Bojonegara yang telah turut menyukseskan acara, termasuk Bapak Haji Lurah Wawan Fauzan yang tetap memberikan dukungan meskipun sedang menunaikan ibadah haji di Mekkah.
“Kami sadar mungkin masih ada kekurangan dalam pelaksanaan kegiatan ini, untuk itu kami mohon maaf sebesar-besarnya, semoga tahun depan bisa lebih meriah lagi,” tutup Nirwan.
SUKARDI.

















