Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Bakuda Babel
Kota Pangkalpinang

Pemkot Pangkalpinang Terus Perangi Peredaran Narkotika Bersama BNN

0
×

Pemkot Pangkalpinang Terus Perangi Peredaran Narkotika Bersama BNN

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Poltamnews com | Pangkalpinang – Pemerintah Kota Pangkalpinang terus menunjukkan komitmennya dalam memerangi penyalahgunaan dan peredaran narkotika yang saat ini marak di Pangkalpinang

Ditegaskan Asisten Pemerintahan dan Kesra, Setdako Pangkalpinang, Akhmad Subekti, usai menghadiri Forum Komunikasi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) oleh BNN Kota Pangkalpinang, Rabu (21/5/2025), di ruang pertemuan Bapperida.

Asisten 1 pemerintahan kota Pangkalpinang  Subekti menekankan, bahwa pemberantasan narkoba merupakan tanggung jawab bersama, terutama oleh pemerintah.

“Semuanya  ini kan pekerjaan pemerintah, termasuk soal narkoba. Alhamdulillah, Pemkot sudah membuat Perda di tahun 2018. Itu terakhir sudah hampir 8 tahun, insyaaAllah akan kita revisi. Terakhir juga ada Perwako di tahun 2019. Artinya, pemerintah sangat serius tangani narkoba,” ujar Subekti.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa upaya konkret sudah dilakukan Pemkot, salah satunya melalui pembentukan Kelurahan Bersinar (Bersih dari Narkoba).

Alhamdulillah, Pangkalpinang sudah mengesahkan yang terbaru ini di tahun 2025. Terbaru, kita bentuk Kelurahan Pancur sebagai Kelurahan Bersinar. Sekarang sudah ada sembilan kelurahan Bersinar di Pangkalpinang,” tuturnya

Ia juga menyampaikan, bahwa Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) menjadi leading sector dalam pelaksanaan program ini. Kesbangpol, kata dia, sangat peduli terhadap persoalan narkoba dan mengerahkan seluruh sumber daya yang dimiliki.

Alhamdulillah, perangkat penyelenggara sangat serius menangani ini melalui OPD Kesbangpol. Termasuk juga sektor pendidikan, OPD-nya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan terlibat aktif, sebab pencegahan juga harus menyasar sekolah-sekolah, ” pungkasnya.

Namun demikian, ia mengakui bahwa laporan masyarakat terkait dugaan penyalahgunaan narkoba masih tinggi dan merata hampir di seluruh kelurahan di Pangkalpinang. Salah satu indikasi yang kerap dikeluhkan warga adalah kondisi lampu jalan yang gelap, yang diduga menjadi tempat transaksi mencurigakan.

“Rata-rata hampir semua kelurahan melaporkan indikasi ini. Apalagi sekarang soal lampu jalan, sering dijadikan alasan karena gelap dan diduga ada aktivitas yang aneh-aneh. Oleh karena itu, Pemkot akan berupaya memperbaiki penerangan jalan dan mengambil langkah pencegahan lainnya, ” tambahnya.

Akhmad juga mengingatkan masyarakat, terutama generasi muda, agar tidak pernah mencoba narkoba karena efek ketergantungannya sangat berbahaya.

“Masyarakat harus sadar, jangan coba-coba narkoba karena ini bisa jadi candu. Jangan sampai anak-anak kita, bahkan orang dewasa juga, terjerumus. Kita lihat di berita, termasuk artis pun banyak yang terjerat, padahal hidup mereka tampaknya sudah berkecukupan. Tapi karena sudah mencoba, akhirnya ketagihan,” tutupnya. (red)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *