Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Bakuda Babel
BeritaKab. Bangka Selatan

Waduh! Kabin Bianglala Himpang Lime Habang Diduga Copot, Pengelola: Itu Kroscek, Kadis Pariwisata: Masyarakat Tak Perlu Panik

0
×

Waduh! Kabin Bianglala Himpang Lime Habang Diduga Copot, Pengelola: Itu Kroscek, Kadis Pariwisata: Masyarakat Tak Perlu Panik

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

PoltamNews.Com, Toboali – Sebuah video yang diunggah oleh akun Facebook Wawan Every Day pada Rabu, 3 April 2025, memicu perhatian warganet setelah dibagikan di grup Facebook Kabar Basel Kite Official.

Video berdurasi 1 menit 45 detik itu, memperlihatkan suasana di sekitar Wahana Bianglala, yang berlokasi di kawasan Himpang Lime Habang, Toboali, Kabupaten Bangka Selatan.

Dalam video itu, tampak sejumlah orang berbaju kuning dan biru dongker, yang diduga merupakan teknisi wahana tersebut, tengah sibuk menangani sebuah gerbong bianglala berwarna kuning.

Terlihat, gerbong wahana yang digadang-gadang menjadi ikon wisata di Kabupaten yang berjulukan Negeri Junjung Besaoh itu, tampak tidak berada pada posisinya.

Hal itu, sontak menimbulkan dugaan bahwa kabin tersebut sempat terlepas dari porosnya.

Hingga Jumat (4/4/2025) siang, video itu telah mendapat lebih dari 99 reaksi, ditonton sebanyak 4.300 kali, dikomentari 34 kali dan dibagikan sebanyak 26 kali.

Beberapa Netizen, berharap agar kejadian tersebut menjadi atensi bagi Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan.

“Semoga segera dapat atensi bapak Riza Herdavid. Jangan sampai warga kite ade korban. Yook Habang Pacak !!!,” tulis salah satu netizen di kolom komentar postingan.

Selain itu, salah satu masyarakat yang tak ingin disebutkan namanya, mempertanyakan proses uji kelayakan dan keamanan wahana.

“Yang kami tahu, Bianglala itu telah dikelola oleh pihak ketiga melalui kerjasama yang tertuang dalam nota kesepahaman (MoU) bersama Dinas Pariwisata, Kepemudaan, dan Olahraga Kabupaten Bangka Selatan,” ujarnya.

“Alangkah baiknya, dilakukan uji kelayakan dan keamanan kembali. Wahana itu kan ada diruang publik. Apalagi ini musim liburan, pasti ramai dikunjungi. Jadi, tolong pastikan wahana itu aman dan layak,” imbuhnya.

Itu Kroscek Kabin

Menanggapi video yang viral, Adon selaku pengelola wahana bianglala, menegaskan bahwa kejadian tersebut bukanlah sebuah insiden, melainkan bagian dari prosedur standar pengecekan.

Menurut Adon, setiap malam setelah jam operasional berakhir, teknisi melakukan pemeriksaan rutin terhadap seluruh bagian wahana demi memastikan keselamatan pengunjung.

“Itu kroscek kabin. Kami lakukan sesudah wahana beroperasi. Hal itu kami lakukan untuk memastikan keamanan wahana,” jelas Adon, saat dihubungi wartawan, Jumat (4/4/2025).

Kadis Pariwisata Basel: Masyarakat Tak Perlu Panik

Mengutip laman infobangka.id, Kepala Dinas Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Bangka Selatan, Firmansyah, akhirnya buka suara.

Ia menegaskan bahwa tidak ada bahaya dalam kejadian tersebut, karena gerbong dilepas secara sengaja oleh teknisi dalam rangka perbaikan. Hal itu dilakukan di luar jam operasional wahana, sehingga tidak melibatkan pengunjung maupun aktivitas wahana lainnya.

“Barusan abang konfirmasi ke pengelola, kemarin itu sebenarnya pintu wahana kejepit. Jadi teknisi membalikkan posisi gerbong untuk memudahkan proses perbaikan,” jelas Firmansyah, Jumat (4/4/2025).

Firmansyah juga menambahkan bahwa pada saat kejadian, bianglala tidak sedang beroperasi karena sudah melewati jam kunjungan. Proses pengecekan dan perawatan memang rutin dilakukan setelah wahana tutup untuk memastikan tidak ada kendala teknis.

“Posisi bianglala tidak dalam kondisi bergerak. Ini bagian dari standar pengecekan yang dilakukan secara rutin oleh teknisi. Pengecekan dilakukan setelah jam operasional selesai,” tegasnya.

Pihaknya pun memastikan bahwa keamanan dan kelayakan wahana menjadi perhatian utama, apalagi wahana tersebut dikelola oleh pihak ketiga melalui kerja sama resmi dengan dinas.

“Pengelola sudah menjalankan pengawasan ketat. Jadi masyarakat tidak perlu panik, karena itu bukan insiden yang membahayakan,” tutup Firmansyah.

Meski demikian, pihak Dinas Pariwisata tetap akan melakukan evaluasi menyeluruh guna memastikan prosedur keamanan benar-benar dijalankan dengan maksimal dan tidak menimbulkan keresahan publik.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *