POLTAMNEWS.COM – Meski mengalami defisit Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) di tahun 2024, Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan terus berupaya dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah atau PAD.
Peningkatan itu akan dilakukannya dengan cara memaksimalkan potensi pajak di semua lini sektor yang ada di Kabupaten Bangka Selatan.
Hal demikian disampaikan oleh Kepala Badan Keuangan Daerah (Bakuda) Bangka Selatan, Agus Pratomo, saat di temui wartawan di ruang kerjanya, pada Kamis (18/1/2024).
“Upaya kita untuk meningkatkan PAD dengan cara melakukan intensifikasi potensi-potensi pajak yang ada di Bangka Selatan, terutama dari sektor MBLB mineral dan itu akan kita maksimalkan,” kata Agus.
Selain itu, kata Agus, pihaknya juga akan berkoordinasi dengan pihak Bakuda dan Kepala Dinas Pajak Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Karena menurut dia, di Provinsi ada bagi hasil pajak, seperti pajak kendaraan bermotor dan lain-lain sebagainya.
“Nanti kita juga akan berkoordinasi dan sering terus kepada pihak Provinsi, apa yang bisa menjadi potensi pendapatan daerah,” ujarnya.
“Selain itu, kita juga akan bekerjasama dengan APH, Aparatur Desa, karena di desa banyak sumber yang menjadi potensi pendapatan daerah, salah satunya dari PBB sektor pedesaan, sarang walet, yang selama ini potensinya banyak tetapi belum bisa kita maksimalkan,” kata dia.
Oleh karena itu, lanjut Agus, dengan adanya potensi tersebut, target di tahun 2024 ini Pemkab Bangka Selatan akan berupaya memaksimalkan potensi pendapatan pajak dari sektor sarang walet. Dan itu telah disampaikan ke pihak Provinsi.
“Karena itu punya potensi tentu akan kita maksimalkan, dengan harapan untuk kesejahteraan masyarakat Bangka Selatan,” pungkasnya.

















